Setelah 3 Anggota DPRD Belitung, Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1

by -
Setelah 3 Anggota DPRD Belitung, Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1
Bupati Belitung menyampaikan press release Covid-19, Senin (3/8).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pasien positif Corona atau Covid-19 kembali bertambah selang satu hari 3 anggota DPRD Belitung terpapar virus tersebut. Senin (3/8) seorang Juru Mudi Kapal BM II ditemukan positif Covid-19.

Penambahan kasus baru pasien positif itu disampaikan Bupati Belitung sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) di Kabupaten Belitung H. Sahani Saleh dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/8) kemarin.

“RSUD dr. H. Marsidi Judono telah melakukan uji PCR spesimen swab tenggorokan di Laboratorium Biomedis dengan alat Real Time PCR TCM. Hasilnya, pasien 1295 inisial BPY laki-laki usia 47 tahun terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Bupati Belitung Sahani Saleh.

Dijelaskannya, pasien 1295 adalah seorang Juru Mudi Kapal BM II. Kapal tersebut berangkat dari Jakarta, dan tiba di Belitung pada Sabtu (1/8) lalu. Tiba di Belitung pasien 1295 dirapid test oleh Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjungpandan dan didapatkan hasil Reaktif.

“Karena kondisi Juru Mudi Kapal BM II ini mengalami gejala batuk, selanjutnya pasien dirujuk ke Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung untuk dilakukan Swab PCR,” kata Bupati yang karib disapa Sanem itu.

Swab PCR kesatu kata Sanem dilakukan pada minggu (2/8) kemarin. Lalu sample swab tenggorokan dikirimkan ke Laboratorium Biomedis RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung untuk dilakukan uji PCR dengan alat TCM. Dan hasil tes dinyatakan negatif.

Kemudian, pada senin (3/8) kemarin, kembali dilakukan pengambilan Swab kedua oleh Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung guna pemeriksaan kembali ke Laboratorium Biomedis RSUD H. Marsidi Djudono. Hasil tes Swab kedua ini pasien itu dinyatakan positif Covid-19. “Dengan hasil tersebut, maka pasien 1295 adalah pasien konfirmasi positif Covid-19 ke 23 di Kabupaten Belitung,” bebernya.

Selain itu, diinformasikan pula bahwa terhadap pasien 1295 setelah mengetahui rapid test dengan hasil reaktif sampai keluarnya hasil Uji PCR, sudah dilakukan isolasi di Pusat Karantina SKB Tanjungpandan Belitung. Untuk kondisi klinis pasien 1295 adalah batuk, sehingga dikategorikan sebagai pasien konfirmasi positif Covid-19 Gejala Ringan.

“Sesuai dengan pedoman penanganan Covid-19 terkini, pasien harus menjalani isolasi selama 10 hari kedepan, ditambah 3 hari bebas gejala klinis batuk. Jadi minimal perawatannya adalah 13 hari. Apabila dalam 10 hari isolasi ditambah 3 hari gejala klinis hilang, maka dapat langsung dinyatakan sembuh tanpa perlu uji PCR follow up ulang,” jelasnya.

Orang nomor 1 di Kabupaten Belitung itu menambahkan, namun demikian jika gejala klinis belum hilang, maka terhadap pasien tersebut akan dilakukan penambahan waktu isolasi. (dod)