Sholat Ied Diperbolehkan, Dengan Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

by -
Sholat Ied Diperbolehkan, Dengan Tetap Ikuti Protokol Kesehatan
Kepala Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Ridwan.

belitongkspres.co.id, MANGGAR – Pelaksanaan sholat Ied Adha diperbolehkan selama mengikuti protokol kesehatan dan menjaga jarak (phisical distancing). Begitu pula dengan kegiatan pemotongan hewan Qurban tidak melibatkan orang terlalu banyak.

Kepala Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Ridwan yang ditemui usai pelantikan pengurus DWP Kemenag Beltim, Selasa (7/28) mengarahkan pelaksanaan ibadah Ied Adha sesuai Surat Edaran Menteri Agama nomor 18 tahun 2020.

“Untuk Idul Adha dihimbau dan diberi kesempatan kepada panitia seluruh rumah ibadah masjid dan mushola maupun lapangan silahkan melaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan covid 19 dan phisical distancing,” ujar Ridwan.

Meski membolehkan, ada catatan bagi daerah zona merah yang terdeteksi mungkin per Kecamatan atau Desa agar betul-betul (memastikan) jamaah diseleksi betul. “Kalau kondisi suhu tinggi atau gejala flu agar tidak datang ke masjid mushola atau lapangan,” ujar Ridwan.

Bahkan panitia dapat membatalkan pelaksanaan ibadah jika meyakini kondisi penyebaran di wilayah mereka berdampak luas atau dapat meresahkan masyarakat. “Jika tidak, laksanakan dengan perbanyak tempat supaya phisical distancing bisa dilaksanakan,” harapnya.

Begitu pula pemotongan hewan qurban yang biasanya ramai didatangi warga. Panitia diminta memastikan kembali hewan-hewan ternak sehat dan penerapan protokol kesehatan pada saat memulai dan mengakhiri pemotongan.

“Pendistribusian hewan qurban sebaiknya diantar langsung panitia ke rumah-rumah yang berhak menerima karena khawatir orang menumpuk jika dibagikan di tempat,” pungkas Ridwan. (msi)