Siap Kawal Pilkada Basel

by -

TOBOALI – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Polres dan Kejaksanaan Negeri (Kejari) Toboali menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Rabu (2/9) di kantor sekretariat Panwaslu. MoU tersebut ditandatangani oleh Ketua Panwaslu Basel Abdul Rahman, Kapolres AKBP U Zainuddin, Kajari Toboali Pramono Mulyo.
Ketua Panwaslu Basel Abdul Rahman dalam sambutannya mengatakan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang memerlukan persiapan yang matang bagi semua pihak. Banyak hal yang akan terjadi karena kegiatan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat dengan berbagai kepentingan yang berbeda.
“Dengan ditandatanganinya MoU Gakkumdu ini, hendaknya bisa mewujudkan kondisi yang aman, tentram dan damai dalam rangka penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati tahun ini. Tidak lupa juga kami mengajak pihak yang ada di Basel dapat berpartisipasi aktif untuk mensukseskan pesta demokrasi ini,” katanya.
Kapolres Basel, AKBP U Zainuddin mengungkapkan, penandatanganan MoU ini untuk menyamakan presepsi standar penegakan hukum secara terpadu dalam menyukseskan Pilkada Basel 2015. Sebab menurutnya, perlu kerjasama antar lembaga dan instansi penegak hukum agar pesta demokrasi ini berjalan lancar, damai dan kondusif.
“Tahapan-tahapan pilkada sudah dilaksanakan. Ini pemikiran kita bersama dan semua satu pintu di Panwaslu. Nantinya ada pengkajian baru dilihat ranahnya bagaimana, apa itu pelanggaran pemilu atau pelanggaran etik. Mudah-mudahan giat Gakkumdu ini sampai akhir tahap pelantikan bupati berjalan dengan aman, tentram dan damai. Polres siap bila dapat laporan. Ada ruangan khusus di Mapolres Basel untuk kasus pilkada,” paparnya.
Ia berpesan, agar tiga instansi ini dapat netral dalam melaksanakan tugas. “Kalau ketiganya ada berkepihakkan, nantinya kita akan disorot. Ini yang kita jaga, seandainya kalau kita salah mohon untuk diiingatkan. Intinya, kita saling mengingatkan untuk tidak ada keterpihakan dan transparan,” jelasnya.
Sementara itu, Kajari Toboali Pramono Mulyo mengharapkan tim yang bertugas di Gakkumdu untuk tetap berkomitmen sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Kami harapkan nantinya agar tim-tim yang duduk di Gakkumdu agar betul-betul komit. Begitu juga disaat adanya penanganan perkara, agar kiranya waktu penangganan perkara jangan sampai lewat waktunya. Serta harus benar-benar dikaji sesuai aturan hukumnya, jangan langsung mengatakan ada kasus. Sekali lagi saya ingatkan harus jeli menangani masalah,” tegasnya.(bim)