Sidang 2 Janda Belitung Ditunda, JPU Belum Siap Bacakan Tuntutan

by -
Sidang 2 Janda Belitung Ditunda, JPU Belum Siap Bacakan Tuntutan
Anggota Polres Belitung saat mengawal Elisa dan Asmawati di Sel Tahanan PN Tanjungpandan, Rabu (3/3) kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Masih ingat kasus dua janda Belitung yang terlibat penipuan SKT Palsu di Oktober 2020 lalu. Kedua janda muda yakni Elisa (31) dan Asmawati (27), kini sudah menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tanjungpandan.

Bahkan, Rabu (3/3) kemarin, Pengadilan Negeri Tanjungpandan akan menggelar sidang tuntutan. Namun dikarenakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung belum siap, akhirnya sidang ditunda.

JPU Kejari Belitung, Jaksa Tri Agung Santoso mengatakan, sidang dengan agenda pembacaan tuntutan ditunda lantaran belum ditandatangani berkas oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung.

“Saat ini ada pergantian Kajari baru, jadi berkas tuntutannya belum ditandatangani. Kemungkinan sidang akan kembali digelar Selasa pekan depan,” kata JPU Kejari Belitung Agung kepada Belitong Ekspres.

Sebelumnya, JPU Kejari Belitung mendakwa kedua janda tersebut dengan pasal berlapis. Untuk Asmawati didakwa Pasal 263 Ayat 2 Kitab Undang-undang Hukum Pindana (KUHP) Tentang Penggunaan Surat Palsu Juncto (Jo) Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP. Atau Pasal 263 Ayat (2) KUHP jo pasal 56 ke-1 KUHP, atau Pasal 378 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 378 KUHP Tentang Penipuan, jo pasal 56 ke-1 KUHP.

Sedangkan Elisa didakwa Pasal 263 ayat (2) KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau Pasal 263 ayat (2) KUHP, atau Pasal 378 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau Pasal 378 KUHP. “Keduanya sudah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjungpandan,” ungkapnya Agung.

Sementara itu, Elisa mengaku pasrah dengan hukuman apa yang akan dijatuhkan nanti. Dia berharap, jaksa menuntut dirinya seringan mungkin. Sebab, dia sudah menjalani hukuman selama 5 bulan. “5 bulan lebih kami berada di tahanan. Bahkan saat ini kita sudah ditahan di Lapas Kelas II B Tanjungpandan,” kata Elisa, diamini Asmawati.

Diberitakan sebelumnya, jika aksi komplotan kakek menipu bermodal cek palsu, beda dengan dua janda muda asal Tanjungpandan. Mereka diciduk polisi karena diduga melakukan penipuan dengan menggunakan Surat Keterangan Tanah (SKT) palsu.

Kedua janda muda tersebut bernama Elisa (31) dan Asmawati (27). Elisa diringkus di kawasan Pilang Dukong, sedangkan Asmawati diamankan langsung oleh korban atas nama Jupri (44), lalu dibawa ke Polsek Tanjungpandan. (kin)