Sidang Perdana Kasus Arak, Pasangan Kakek Nenek Didakwa UU Pangan

by -
Sidang Perdana Kasus Arak, Pasangan Kakek Nenek Didakwa UU Pangan
Pasangan Fan Tjin dan Ester saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Rabu (20/1)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pasangan suami istri Fan Tjin (65) dan Ester Cuti (66) pemilik arak tangkapan Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), resmi menjadi terdakwa. Rabu (20/1) kemarin, pengadilan Negeri Tanjungpandan, telah menggelar sidang perdana.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Anak Agung Niko Brama Putra didampingi Hakim Anggota Endi Nur Satria dan Elizabeth Juliana, mengagendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belitung.

Di hadapan Majelis Hakim, JPU Kejari Belitung Aulia Pradana membacakan dakwaan untuk pasangan kakek nenek tersebut. Dia memaparkan, Ester dan Fat Tjin didakwa Pasal 135 Undang-undang Nomor 18 tahun 2012 Tentang Pangan, Juncto Pasal 55 KUHP.

Pasalnya, dalam kasus ini, keduanya bersama-sama membuat minuman keras jenis arak tanpa adanya perizinan. Hal itu dibuktikan saat Satpol PP Kabupaten Belitung yang dipimpin Bupati Belitung H Sahani Saleh saat melakukan razia.

Di tempat tersebut, mereka mengamankan sejumlah arak fermentasi yang dibuat oleh kedua terdakwa. Lalu kasus ini dilimpahkan ke Polres Belitung hingga di Kejaksaan Negeri Belitung. Terkait kasus ini, pihak kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi dan ahli.

“Sehingga pihak kepolisian menaikan kasus ini ke tingkat penyidikan,” kata Aulia.
Menanggapi dakwaan dari JPU Kejari Belitung, kedua terdakwa tidak menampiknya. “Benar,” kata kata Fat Tjin diiyakan oleh Ester Cuti. Sidang pun dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi.

Diberitakan sebelumnya Bupati Belitung Sahani Saleh bersama Jajaran Satpol PP menggerebek tempat penyimpanan minuman keras (Miras) jenis arak di dua lokasi di Tanjungpandan, Kamis (6/8). Pertama di Jalan Bicong, Dusun Asam Lubang, Desa Air Merbau.

Penggerebekan lokasi kedua di kawasan Jalan Kapten Saridin Dalam, Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan. Dalam pengerebekan di dua lokasi, Pol PP dan Bupati mengamankan sebanyak 11 drum berisikan arak yang masih dalam fermentasi. Setelah itu, barang bukti diserahkan ke Polres Belitung, untuk dinaikan ke ranah pidana. (kin)