Sidang SPPD Fiktif DPRD Bergulir

by -

*Hakim Meminta Mantan Anggota DPRD Hadir di Sidang

TANJUNGPANDAN-Sidang kasus Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Fiktif DPRD Belitung tahun 2012 terus bergulir di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Senin (30/3), lalu. Agenda sidang  kali ini berupa pengungkapan keterangan para saksi-saksi kasus yang menjerat para wakil rakyat Kabupaten Belitung Periode 2009-2014 tersebut. Dalam kasus tipikor ini tersangka sudah ditetapkan yakni mantan Sekwan DPRD Belitung Kristianto DW.
Dalam sidang yang menghadirkan saksi-saksi Fitri dan Copriandi , Hakim Pengadilan Negeri Pangkal Pinang sempat meminta mantan anggota DPRD Belitung Helyana hadir saat di persidangan sebagai saksi. Hal tersebut disampaikan Hakim Anggota Pengadilan Negeri Pangkal Pinang Rios Rahmanto saat persidangan pemeriksaan saksi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, pada saat persidangan,  Hakim meminta keterangan beberapa saksi di antaranya Copriandi dan beberapa pegawai tour travel  yang digunakan anggota dewan saat perjalanan dinas.
Dari pengakuan beberapa pegawai tour travel tersebut, saksi mengaku, Heliyana diduga memiliki peranan penting dalam kasus ini. Para saksi juga mengaku, awalnya Helyana meminta biaya penginapan  untuk dibuat sedemikian rupa, begitu pula dengan jumlah kamarnya agar diperbanyak.
Kajari Tanjungpandan Nova Elida Saragih kepada Belitong Ekspres, membenarkan adanya informasi tersebut.  Menurutnya, dirinya mendapat laporan tersebut dari anggota Kejari Tanjungpandan yang saat ini ditugaskan di Pangkal Pinang.
“Setelah kami meminta informasi dari mereka (petugas Kejaksaan,Red),  dia membenarkan bahwa keterangan saksi-saksi di persidangan tersebut. Heliyana menyuruh mereka (para saksi,Red) untuk menaikan harga kamar dan memperbanyak jumlah kamar,” ujar Kajari Nova Elida Saragih kepada Belitong Ekspres, Rabu (1/4) kemarin.
Mungkin dengan alasan itulah, lanjut Nova Elida, Hakim meminta dengan sangat, kepada Jaksa Penuntut Umum agar menghadirkan Heliyana di persidangan yang akan datang. “Agenda untuk minggu-minggu ini, masih pemeriksaan para saksi. Dan saksi-saksinya masih dari pihak tour travel,” jelas Kajari Tanjungpandan ini.
Selain itu, nantinya Pengadilan Negeri Pangkal Pinang akan memanggil beberapa anggota dewan yang  diduga terlibat dalam kasus ini. “Kemungkinan setelah memeriksa travel, Hakim akan memanggil  anggota DPRD Belitung (mantan DPRD periode 2009-2014,red)  seperti Taufik Rizani  (Ketua DPRD Belitung sekarang,Red),” pungkasnya.(kin)
Sementara itu Helyana saat dikonfirmasi Belitong Ekspres mengatakan,  dirinya mengaku tidak mengetahui adanya informasi tentang pemanggilan dari Hakim Tipikor Pengadilan Negeri Pangkal Pinang. “Saya tidak mengetahui adanya laporan tersebut,” ujar Helyana melalui telepon seluler, Rabu (1/4), tadi malam.
Ketika disinggung mengenai pengakuan saksi dari travel yang menyebutkan  dirinya telah menyuruh untuk menaikan harga sewa penginapan dan menambah jumlah kamar, Helyana yang kini menjadi anggota DPRD  Provinsi Bangka Belitung ini, dengan tegas membantah keterangan para saksi tersebut.
Menurutnya, masalah pembayaran dan sebagainya, telah diserahkan ke Sekertaris Dewan (Sekwan,Red).  “Kami hanya menjalankan tugas. Dan saya tidak menerima uang sepeserpun,” tegas Helyana menutup pembicaraan singkat dengan Belitong Ekspres.(kin)