SKB Perawas Sudah Dimanfaatkan untuk Pusat Karantina Terkait Covid-19

by -
SKB Perawas Sudah Dimanfaatkan untuk Pusat Karantina Terkait Covid-19
Plt Kepala UPT SPNF SKB, Juhri.

Pengamanan Area SKB Diperketat

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung, kini sudah dimanfaatkan untuk Pusat Karantina terkait virus Corona atau Covid-19.

“Alhamdulillah semuanya udah berjalan dengan baik dan lancar, kondisi kamar cukup memadai dengan fasilitas setiap kamar 2 tempat tidur, kamar mandi di dalam, televisi dan AC,” kata Plt Kepala UPT SPNF SKB, Juhri Kepada Belitong Ekspres, Senin (27/04).

Menurut Juhri, saat ini yang bertugas di SKB yaitu Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung. Sedangkan untuk pawai SKB sendiri sudah bekerja dari rumah. “Seluruh pegawai UPT SPNF SIB Belitung baik yg ASN maupun PTT bekerja dari rumah masing-masing secara online,” terangnya.

Kata dia, sebanyak 12 kamar di SKB telah siap digunakan untuk dijadikan tempat karantina. 1 kamar terdiri dari 2 tempat tidur. SKB sudah dipakai sejak Senin (20/04), dan ditempati oleh 6 orang terkait Covid-19 yang sebelumnya berjumlah 13.

“Kalau info yang saya dapat dari petugas Dinkes yang piket di SKB, saat ini status mereka OTG 5 Orang ODS 1 orang, mereka berada di SKB,” terangnya.

Aktivitas orang yang dikarantina tersebut sama seperti isolasi mandiri di rumah, hanya saja ini dilakukan Pemkab Belitung, sehingga lebih terpadu. “Kegiatan olahraga dan istirahat aja, dan Mereka tidak boleh keluar dari area hijau atau taman di depan asrama,” terangnya.

Selanjutnya, mengenai pengamanan dilakukan secara ketat yakni dari Lanud H.AS Hanandjoedin, Polres Belitung, Kodim 0414 Belitung dan Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung. “Mereka menjaga area SKB ini, secara shift-shift-an, namun setiap shift semua satuan tersebut ada,” terangnya.

Juhri menambahkan, area SKB juga tidak diperlolehkan bagi orang yang tidak berkepentingan. “Ada pos keamanan dan pintu masuk satu arah, untuk sanak keluarga yang memiliki keluarga berada di Pusat Karantina itu. Hanya diperbolehkan sebatas pos dan hanya nitip keperluan saja terus pulang,” tandasnya. (dod)

Editor: Yudiansyah