Soal CPNS, Komisi I Panggil Kepala BKD

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

PANGKALPINANG – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang memanggil Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pangkalpinang, Agus Suryadi Yamani.
Anggota Komisi I Rio Setiady menjelaskan, pemanggilan Kepala BKD tersebut guna mempertanyakan tentang penempatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Pangkalpinang, serta efektifitas dan efesiensi persoalan para abdi negara tersebut.
Pasalnya menurut Rio, banyak para CPNS yang ingin melakukan mutasi dengan berbagai alasan, padahal seharusnya hal itu baru dapat dilakukan setelah CPNS tersebut telah mengabdi minimal 10 tahun, baru bisa di mutasi.
“Kami memantau sesuai dengan tugas kami. Sekarang yang menjadi perhatian kami ialah persoalan banyaknya mutasi para abdi negara itu dan kami minta kepada Pemkot supaya lebih di perketat lagi. Agar para CPNS yang dulunya melamar bisa terus mengabdi sesuai dengan apa yang di butuhkan oleh pemerintah, ” ujarnya, Senin (13/4) kemarin.
Lanjut Rio, permasalahan kedua yang akan disorot pihaknya terkait banyaknya para PNS yang akan pensiun, sehingga secara teknis kedepannya Pangkalpinang bakal kekurangan PNS khususnya untuk tenaga pendidik dan pegawai Kecamatan.
“Kedepannya akan banyak PNS yang akan menghadapi masa pensiun, jadi kami harapkan kepada Pemerintah Kota bisa memberi solusi yang bagus untuk persoalan tersebut. Itu agar bisa di tindaklanjuti dan harus jelas parameter kerjanya,” katanya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menambahkan, pihaknya akan memberi usulan kepada Pemkot agar absensi manual akan digantikan dengan absensi digital dengan menggunakan sidik jari dan pindai retina mata untuk diterapkan di semua dinas.
“Kami mengusulkan agar absensi yang manual sekarang untuk bisa segera di ganti dengan yang modern sekarang, jadi bisa ketahuan bagi para PNS yang tidak masuk kerja. Dan ini juga akan kita terapkan di kantor DPRD,” jelasnya.
Sementara Kepala BKD Pangkalpinang Agus Suryadi Yamani  mengatakan, pihaknya sudah merealisasikan penempatan CPNS sesuai dengan formasi awal saat dilakukan pengrekrutan CPNS. “Kita dipanggil untuk menjelaskan soal penempatan CPNS. Hal itu sudah kita lakukan sesuai dengan Presedur yang ada,” imbuhnya.
Dalam penerimaan CPNS tahun 2014, Pemkot, katanya mendapatkan 75 CPNS, yang terdiri dari 14 tenaga pendidik, 11 tenaga kesehatan dan 50 tenaga teknis. “Dalam penempatan mereka harus sesuai dengan lokasi, tidak bisa diganggu lagi. Karena untuk kenaikan pangkat. Mengenai kekurangan Pegawai kita akan upayakan sesuai dengan kebutuhan kita,” tukasnya. (cr61)

Baca Juga:  Elfandi Pantau Atlet Atletik Jarak Jauh di Pengalengan Bandung

Tags:
author

Author: