banner 728x90

Soal Pengiriman Zirkon, PT PPMM Klaim Legalitas Lengkap

Life at ease with amazing nature| Leebong island

Kapal Tongkang pengangkut Zirkon Minggu (27/1) malam, sempat kandas di perairan Manggar, Belitung Timur.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Babel, Suranto Wibowo memastikan, bahwa pengiriman Zirkon keluar daerah tidak masalah. Selain itu, terkait legalitas Zirkon PT Putra Prima Mineral Mandiri (PT PPMM) Bangka, juga dinyatakan lengkap.

Hal ini disampaikan Suranto menjawab kembali pertanyaan sejumlah LSM di Belitung Timur (Beltim) terkait pengiriman 2.500 ton Zirkon milik PT PPMM, ke PT Irfan Prima Pratama Kumai, Kalimantan Tengah.

Beltim karena kebocoran lambung. Para LSM di Beltim sebelumnya sempat mencurigai pengiriman zirkon tersebut. “Untuk saat ini, boleh pengiriman zirkon keluar daerah. Iya, itu berdasarkan Perda Nomor 1 tahun 2019,” kata Suranto saat dihubungi Belitong Ekspres, pekan lalu.

Tak hanya itu, Suranto juga menyatakan bahwa dokumen yang dimiliki perusahaan tersebut lengkap. Mereka telah menyampaikan dokumen SKP (Surat Keterangan Produksi), dan sudah dilayani Cabang Dinas Bangka. “SKP Finalnya pun sudah dikeluarkan oleh Cabang Dinas Kabupaten Bangka,” terang Suranto.

Atas dasar itu lanjut Suranto mereka membayar pajak di Kabupaten Bangka, melalui Pergub Harga Patokan Mineral yang dikeluarkan, tentang harga Zirkon atau patokan mineral.

“Kemudian tarif pajak Kabupaten Bangka juga sudah menetapkan, kurang lebih sekitar 20% dibayarkan ke Dispenda. Lalu mereka ngurus di Syahbandar, kemudian barang keluar melakukan pemurnian di luar daerah, boleh,” jelasnya.

Senada halnya disampaikan oleh Petugas Syahbandar di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Manggar, Santi. Ia memastikan isi dokumen-dokumen kapal tongkang pengangkut Zirkon lengkap. “Dokumennya sudah saya bawa ke sini (Kantor KUPP). Alhamdulillah lengkap,” kata Santi kepada Belitong Ekspres.

Santi menerangkan, yang tertera di dalam dokumen adalah jumlah muatan pengiriman sebesar 2.500 ton. “Muatan fixnya, pasir sirkon 2500 ton. Dikirim dari Pangkal Balam atas nama PT Putra Prima Mineral Mandiri ditujukan ke PT Irfan Prima Pratama Kumai,” terang Santi.

Dalam dokumennya, TB Puspa Bahari tersebut Berbendera Indonesia, GRT : 73GT/1272GT, berangkat tanggal 24 Januari 2019 menuju Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Perwakilan PT Putra Prima Mineral Mandiri di Belitung, Wartha Ade Pramana membeberkan seluruh legalitas Zirkon tersebut. Dia menegaskan legalitas yang dimiliki perusahaan semua lengkap.

“Ini lengkap kok legalitas dan dokumen, juga terkait izin pelayaran lengkap termasuk pajak yang sudah kita bayarkan,” tegas Ade seraya menunjukan Dokumen kepada Belitong Ekspres, Sabtu (2/2).

Kelengkapan dokumen yang ditunjukan di antaranya, Surat Keterangan Produksi Final yang dikeluarkan oleh Cabang Dinas ESDM Wilayah Bangka dengan nomor 540/008/ESDM/SKPF/I Tanggal 24 Januari 2019.

Selain itu, dia juga memperlihatkan data perusahaan, IUP, komuditas dan data Pengiriman. “Kalau tidak lengkap tidak mungkinlah zirkon itu dapat diangkut ke luar (daerah). Bisa-bisa kami ditangkap kalau barang itu tak legal,” tandasnya. (mg1)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply