Soal Tol Laut, Dewan Dukung Kerjasama Belitung-Basel, Tapi….

Saryadi

Saryadi

TANJUNGPANDAN – Dua anggota DPRD Kabupaten Belitung ini kompak mendukung kerjasama antara Pemkab Belitung dan Pemkab Bangka Selatan (Basel). Kerja sama tersebut yakni, wacana pembangunan jembatan penghubung dari Tanjungpandan menuju Basel.

RajaBackLink.com

Namun, mereka juga satu suara berpesan kepada pihak eksekutif, supaya mengkaji lebih jauh sebelum rencana tersebut terlaksana, meski rencana tersebut sudah di MOU.

Dukungan tersebut salah satunya datang dari anggota DPRD Belitung Saryadi. Politisi PPP ini menyambut baik kerjasama tersebut. Sebab dari sisi ekonomis tentu akan saling menguntungkan untuk kedua daerah ini.

“Kalau kerjasama ini sifatnya seperti pembangunan Tol Laut, saya setuju sekali. Apalagi masyarakat sudah lama merintis dari sejak lama, jauh sebelum adanya wacana ini. Terutama oleh warga Pulau Pungok, karena memang hampir rata-rata mereka berbelanja di Belitung,” katanya kepada Belitong Ekspres, (4/5) malam kemarin.

Menurut Ketua DPC PPP Belitung ini, dengan terjalinnya kerjasama tersebut, kedua belah pihak akan sama-sama saling diuntungkan. Terutama dalam menciptakan pasar baru untuk dua daerah ini. Apalagi Basel dikenal sebagai daerah penghasil produk di bidang perkebunan dan perikanan.

Baca Juga:  Promo Ramadan Berkah BW Inn Rp78 Ribu, Bisa Makan Sepuasnya

“Nah ke depan tinggal bagaimana cara produk-produk tersebut bisa dipasarkan di Belitung. Begitu pula sebaliknya, bagaimana produk-produk daerah kita ini bisa lebih mudah dipasarkan di Basel,” ucapnya.

Anggota Komisi II DPRD Belitung itu menyebutkan, selain mempermudah pemasaran produk, juga akan memudahkan masyarakat Pulau Bangka untuk berwisata ke Belitung. Kata Saryadi, khususnya bagi masyarakat Basel dan sekitarnya.

“Tentunya dengan adanya kapal tersebut waktu perjalanan mereka di laut juga tidak akan terlalu lama. Pastinya mereka akan lebih cepat sampai lebih cepat sampai ke tempat tujuan dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya,” ujarnya.

Namun pesan Saryadi, supaya Pemkab Belitung juga harus memikirkan beroperasi kapal cepat yang dari Tanjungpandan menuju Pangkalpinang, maupun arah sebaliknya. Soalnya hingga saat ini kapal tersebut nampak masih sepi penumpang.

“Terlaksana (tidaknya) semua itu kan tergantung dari mou dan anggaran. Soalnya kita juga harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Artinya potensi-potensinya perlu dijajaki (analisa) lebih dulu. Jangan sampai nanti ketika kapal cepat sudah ada, malah penumpangnya kurang (sepi),” pesan anggota banggar ini.

Baca Juga:  Gerakan Lokal

Senada disampaikan Anggota Komisi III DPRD Belitung Mintet. Ia sangat mendukung akan wacana tersebut. Menurutnya, moda transportasi laut ini merupakan salah satu sarana penunjang pariwisata.

“Dengan adanya kapal cepat ini, tentu orang-orang (wisatawan) yang ingin berkunjung ke Belitung akan lebih mudah. Soalnya mereka bisa memilih antara menggunakan kapal laut dana maskapai penerbangan. Khususnya dalam ruang lingkup Babel,” katanya.

Namun Mintet juga berpesan, sebelum semua itu terlaksana, agar dikaji lebih dulu serta disosialisasikan. Supaya masyarakat bisa memahami maksud dan tujuan akan wacana tersebut. Terutama masyarakat yang selama ini menyediakan jasa penyebrangan. Apalagi selama ini peran mereka cukup besar untuk kedua daerah ini.

“Yang pasti kita juga tidak boleh mengesampingkan dampak dari wacana ini. Kira-kira dalam jangka panjang  masyarakat  dan perusahaan penyedia jasa kapal cepat ini, bakal ada yang dirugikan atau tidak. Maka dari itu, ke depan perlu dikomunikasikan dulu dan juga dicarikan solusinya,” sarannya.(i1s)

Tags:
author

Author: