Sosialisasikan PKPU Nomor 12 Tahun 2015

by -2 views

MANGGAR – KPUD Beltim melakukan sosialisasi bagi partai politik, terkait terbitnya PKPU nomor 12 tahun 2015 tentang perubahan PKPU nomor 9 tahun 2015 tentang Pencalonan, Rabu kemarin. Pentingnya dilakukan sosialisasi, guna memberi pemahaman bagi parpol yang mengajukan pencalonan Kepala daerah.
Komisioner KPUD Beltim, Suro M Siregarmengatakan, ada beberapa hal wajib disampaikan kepada partai pengusung agar menjadi perhatian. Paling tidak, kata Suro, partai dan pasangan calon yang berasal dari TNI, Polri, PNS, anggota DPRD, DPD dan pegawai BUMN/BUMD dapat memahami perubahan PKPU.
“Jadi ada beberapa hal yang kita sampaikan terkait masalah keputusan pemberhentian terhadap pasangan calon yang berasal dari TNI POLRI, PNS dan DPRD, pegawai BUMN BUMD, bahwa sesuai pasal 11 PKPU nomor 12 tahun 2015 yang menyatakan pasal 68 PKPU nomor 9 tahun 2015,” jelas Suro.
Perbedaan mendasar dalam PKPU terbaru adalah memberikan waktu yang cukup panjang bagi pasangan calon yang berasal TNI, POLRI, PNS, DPRD, DPD dan Pegawai BUMN/BUMD, untuk melampirkan bukti pengunduran diri. Jika PKPU nomor 9 menyatakan pengunduran diri harus diserahkan satu hari sebelum penetapah calon, pada PKPU nomor 12 menjadi paling lambat 60 hari sejak ditetapkan.
“Merinci terkait pengunduran diri, pemberhentian wajib menyampaikan keputusan pejabat berwenang tentang pemberhentian paling lambat 60 hari sejak ditetapkan sebagai calon. Jadi semua berlaku sama sekarang, bagi TNI, POLRI, PNS, DPRD, DPD dan Pegawai BUMN/BUMD,” jelas Suro.
Sesuai tahapan adalah 24 Agustus penetapan calon, maka tanggal 24 Oktober paling lambat harus sudah disampaikan keputusan pemberhentian. Namun, jika sampai batas waktu gagal dilengkapi maka otomatis menggugurkan calon.
“Dianggap (dinyatakan) tidak memenuhi syarat. Sebelumnya, tanggal 26 Juli sampai 28 Juli (pendaftaran calon) harus melampirkan fotokopi salinan pengajuan pengunduran diri,” tutup Suro. (feb)