Spektakuler, Tarian Pendulang Timah Disajikan Sore Ini

by -

*Rangakian Festival Laskar Pelangi 2015, Libatkan Puluhan Anak-anak

foto A- latihan tari pendulang timah - Copy

Foto A: ainul yakin/be
GIAT BERLATIH: Anak-anak penari yang sedang latihan untuk menunjukkan performa terbaik di hadapan penonton dan turis.

TANJUNGPANDAN-Sajian spektakuler dan atraksi menarik akan dipertontonkan di Museum Kata Andrea Hirata di Gantung, sore ini (7/8) mulai pukul 15.00 WIB. Sedikitnya 50 anak-anak dari Sanggar Tari Belitong dan anak-anak Gantong akan berkolaborasi menyajikan tarian Pelimbang Timah karya Andrea Hirata. Acara ini merupakan serangkaian Festival Laskar Pelangi (FLP) 2015 “on the road” dengan puncaknya yang akan digelar 27-29 Agustus 2015 mendatang di Pantai Tanjungtinggi.
Salah satu anggota Panitia FLP 2015 Alek mengatakan, ada pemunduran acara yang sebelumnya dijadwlakan pukul 14.00 WIB, kini jadi pukul 15.00 WIB. Dan saat ini, pihak panitia masih terus melakukan persiapan agar penampilan bisa maksimal. Seperti sebelumnya, para penari akan dirias dengan dandanan mendekati kondisi pendulang timah dengan kondisi badan dan wajah penuh belepotan lumpur bak lumpur di kolong Timah.
“Untuk para penari ini, kita kerahkan sebanyak kurang lebih 50 anak. Mereka akan tampil membawakan tari Kolosal Pendulang Timah,” ujar Alek kepada Belitong Ekspres, Kamis (6/8) tadi malam melalui seluler.
Untuk persiapan akhir, saat ini semuanya sudah rady. Bahkan Kamis, sore, kemarin para penari dipandu koreografi melaksanakan latihan terakhirnya, sebelum tampil di Museum Kata, siang nanti. Selain tarian, juga dipentaskan puisi dan sajian musik jazz dari Andrea Hirata dan anak muda Belitong berbakat. Puisi dan Jazz tetap dipertahankan dalam FLP karena yang sejak awal menjadi ruh yang bisa memberikan spirit kemajuan dan dinamika Belitong.
Dipastikan Andrea Hirata akan datang dalam kegiatan ini. Sebab, saat ini, Novelis yang kini sudah mendunia itu telah berada di Gantung. Sebelumnya, Belitong Ekspres juga menerima informasi dari Andrea Hirata,  di tanggal 7 Agustus 2015 juga akan ada tamu “istimewa” yakni sejumlah wartawan dari Jerman untuk meliput di Belitung.
“Insyaallah tanggal 5 atau 7 Agustus nanti ada tamu media dari Jerman untuk meliput di Belitung, termasuk di Museum Kata. Saya harap urang Belitong bisa berbangga karena daerahnya makin dikenal masyarakat luas, bahkan sampai ke luar negeri,’’ ungkap Andrea kepada BE beberapa waktu lalu.(kin)