Stok Hewan Kurban di Belitung Dipastikan Cukup untuk Idul Adha

by -
Stok Hewan Kurban di Belitung Dipastikan Cukup untuk Idul Adha
Seorang pembeli hewan kurban, sedang melihat hewan kurban.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Persediaan (stok) hewan kurban di Kabupaten Belitung dipastikan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat pada Idul Adha 1441 Hijriah. Saat ini jumlah hewan kurban yang ada di Kabupaten Belitung yakni Sapi 606 ekor dan kambing 1.555 ekor.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung Suparman seizin Kepala Dinas mengatakan Pada tahun 2019, jumlah pemotongan hewan ternak kurban yakni sapi sebanyak 550 ekor, kambing sebanyak 1.555 ekor.

“Dari kebutuhan tadi, sampai Selasa (21/07) kemarin, itu sudah terpenuhi, tapi masih ada kemungkinan masuk hewan kurban lagi ke Belitung, namun tidak banyak,” kata Suparman kepada Belitong Ekspres, Rabu (22/7) kemarin.

Menurut Suparman, saat ini target kebutuhan yang direncanakan sudah terpenuhi, dengan jumlah kandang 34 titik di Kabupaten Belitung terletak di sekitar Tanjungpandan. “Sampai saat ini kondisi hewan dalam keadaan aman, dan terus dipantau,” jelasnya.

Suparman menyebutkan hewan kurban yang masuk ke Belitung berasal dari Madura dan Lampung serta Pangkalpinang. Mengenai kendala yang dialami hewan kurban, pihaknya pun siap membantu.

Sementara itu Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung Liza Aprianti mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan kesehatan hewan kurban di Belitung. “Kita dari kandang ke kandang, lapak pedagang,” katanya.

Liza menyebutkan teknis pemeriksaan yakni dilihat kondisi hewan tersebut, diantaranya pihaknya mempertanyakan ke pedagang kapan hewan itu datang, asalnya dari mana, kemudian kondisi hewan di kandang apakah lesu atau makannya bagus dan lainnya.

“Secara umum kita lihat kondisi fisiknya, apakah ada tanda-tanda gejala sakit, kalau semuanya sudah memenuhi syarat kesehatan, baru kita kasih lebel sehat,” jelasnya.

Kemudian Liza menerangkan apabila ada keluhan atau masih mengalami kelelahan dari perjalanan yang memunculkan radang mata, radang mulut dan lainnya, maka pihaknya menunda dulu pemasangan label sehatnya.

“Kita monitoring berkali-kali, sehingga akan dipantau terus, apabila ada hewan masih mengalami kelelahan seperti itu,” terangnya. Menurutnya, secara umum hewan kurban yang ada di lapak pedagang di Belitung rata-rata dengan kondisi sehat.

Sementara itu salah satu pedagang hewan kurban Rusli di Tanjungpandan mengatakan, saat ini pembeli hewan kurban cukup sepi. “Aku se bersyukur rejeki ade, dan info dari kawan-kawan lain juak memang sepi pembeli e,” terangnya.

Rusli menyebutkan kalau di tahun 2019 kemarin, dirinya menyediakan 80 hewan kambing kurban, namun di tahun ini hanya separuhnya. (dod)