Stok LPG Beltim Aman Selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri

by -
Stok LPG Beltim Aman Selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri
Ilustrasi LPG 3 Kilogram

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Persediaan atau stok tabung LPG 3 kilogram dan 12 Kilogram dipastikan aman selama bulan Ramadan maupun Hari Raya Idul Fitri. Harga pun masih mengikuti HET yang ditetapkan Pemerintah Daerah, khusus LPG 3 kilogram dan HET Pertamina untuk LPG 12 Kilogram.

“Cuma kita minta tolong kepada pangkalan terutama yang 12 Kilogram itu, tolong harga juga jangan terlalu ketinggian dari yang telah ditetapkan Pertamina, sewajarnya saja. Karena kondisi kita, ekonomi juga tidak baik secara income (pendapatan),” ungkap Kabag Ekbag Setda Beltim, Hendri Yani kepada wartawan, Jum’at (16/4).

Dikatakannya, Pemerintah Daerah dalam pertemuan dengan Kepala Brand Sales Marketing Pertamina (BSM) telah meminta kesiapan stok, harga dan jaminan pasokan selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Sebab biasanya, kebutuhan gas rumah tangga mengalami peningkatan seperti tahun sebelumnya.

“Kita juga menyinggung masalah kesiapan BBM untuk Ramadan dan Hari Raya. Pada prinsipnya sebagaimana keterangan BSM, Insya Allah pasokan tetap normal berjalan,” kata pria yang karib disapa Kulok.

Selain itu, Kulok memastikan kesiapan Pertamina menjaga pasokan BBM ke SPBU, SPDN maupun APMS. Pasalnya, terjadi peningkatan konsumsi BBM oleh nelayan dan petani.

“Jadi berkenaan dengan masalah volume kegiatan masyarakat terutama sekarang nelayan banyak yang mancing. Terus juga petani di sawah masuk musim tanam Asep (April September). Kami bersama BSM Pertamina melaksanakan pertemuan dengan pengelola SPBU, SPDN, APMS untuk mengingatkan mereka agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, pelayanan pengelola terutama kepada nelayan, petani, pelayanan sosial dan angkutan umum. Sebab ada ketentuan yang diatur BPH Migas mengenai BBM jenis tertentu yang mendapatkan rekomendasi dari OPD teknis.

“Hal ini kan kita ingatkan kembali agar mereka dapat memenuhi itu. Tapi yang jelas, permintaan Kepala Daerah dalam kondisi seperti ini agar kawan-kawan penyedia (pengelola) memperhatikan ini. Pertamina sendiri berkomitmen menjaga distribusi tepat waktu dan sebagainya,” tutupnya. (msi)