Street Taksi Ngadu ke Polisi

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Merasa Didiskriminasi oleh Oknum Sopir Bandara

TANJUNGPANDAN- Merasa didiskriminasi oleh beberapa oknum sopir di Bandara HAS Hanandjoeddin, Pemilik Street Taksi mengadukan ke Polres Belitung, Jumat (6/2) kemarin.

Ramona pemilik Street Taksi mengatakan, pihaknya tidak diperlakukan adil oleh beberapa para sopir di Bandara. Menurut Ramona, ia telah menjalankan prosedur yang ada, termasuk izin taksi.

“Semua sudah kami lengkapi. Tujuan kami di sini, hanya ingin membanggun Belitung. Saya minta kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan,” ujar Ramona kepada Belitong Ekspres.

Ramona menambahkan, saat ini dia memiliki lima unit taksi. “Selain diancam oleh beberapa oknum. pihak Auri juga tidak memperbolehkan kami untuk ngetam (nongkrong,red) di lokasi bandara,” pungkasnya.

Baca Juga:  Tak Mematuhi Aturan, Warung Dapat Teguran

Menanggapi Masalah tersebut, Pihak Auri Melalui Humas Lanud HAS Hanandjoeddin Letda Sus Drajat Arqom seizin Danlanud HAS Hananjoeddin Letkol Pnb Setiawan, membantah keras tuduhan Ramona yang mendiskriminasi Street Taksi.

“Silahkan pihak Street Taksi mengantar dan menjemput tamu di bandara. Kami tidak melarang. Bahkan Danlanud pun mengizinkan, asal hanya mengantar dan menjemput tamu di bandara. Kalaupun menjemput harus pakai pajing (papan nama orang yang akan di jemput,red),” ujar Letda Sus Drajat.

Pria yang sehari-hari disapa Drajat ini menjelaskan, alasan utama taksi tersebut dilarang untuk ngetam (nongkrong) di bandara. Menurut Drajat, taksi yang identik dengan warna hitam ini merupakan taksi kota, yang tidak diperuntukan di bandara.

Baca Juga:  Menpora di Ujung Tanduk

“Coba kita lihat di Bandara-bandara lain, seperti Soekarno Hatta Cengkareng, Bandar Juanda Surabaya, tidak sembarangan taksi bisa masuk. Kecuali sudah ada izin,” katanya.

Ketika disinggung mengenai banyaknya angkutan yang ngetam di bandara, Drajat mengatakan, mereka sudah lama ngetam di bandara, bahkan pihaknya sudah menjalin kesepakatan dengan AURI.

“Mereka kan ngetamnya di sini (bandara-red). Para sopir-sopir tersebut juga tidak mencari penumpang di kota. Beda sama Street Taksi, dia selain ngantar jemput di bandara, mereka juga mencari penumpang di kota,”pungkasnya. (kin)

Rate this article!
Tags:
author

Author: