Syamsir Perjuangkan Tower Telekomunikasi Pulau Sumedang

by -

*Agar Warga Pulau Sumedang Merasakan Kemerdekaan Sesungguhnya

utama-edisi-01-april-2017-Syamsir
Syamsir

TANJUNGPANDAN – Anggota Komisi I DPRD Belitung Syamsir menjelaskan salah satu alasan pihak perusahaan jaringan seluler enggan memasok jaringan telekomunikasi di Pulau Sumedang, lantaran minimnya aliran listrik dan jumlah penduduk. Meski demikian, untuk kedepannya segala upaya akan dilakukan untuk menarik perhatian perusahaan dengan cara tidak dikenakan biaya sewa. Ini agar masyarakat Desa Pulau Sumedang bisa lebih sejahtera dan tidak terisolir akses komunikasi.

“Dulu pengembang terkendala listrik dan jumlah penduduk. Dan alhamdulillah untuk listrik sekarang sudah bisa diatasi, jadi soal listrik sudah selesai. Semua itu berkat perjuangan yang begitu panjang, sehingga warga sudah merasakan penerangan. Walaupun nyalanya dari Jam 5 sore sampai jam 6 pagi, tetapi mereka sudah bisa merasakannya, ” katanya saat dihubungi Belitong Ekspres, Jum’at (31/3) kemarin.
Menurut Politisi PPP ini, dengan demikian warga Desa Pulau Sumedang merasa sedikit merdeka dari sebelumnya. Soalnya sudah cukup lama masyarakat mendambakan pasokan listrik ke wilayah tersebut. Namun demikian masih ada satu masalah yang belum diselesaikan, yaitu jaringan komunikasi.

“Tanpa komunikasi, tentunya meraka tidak bisa berbuat banyak. Apalagi untuk mengembangkan segala potensi desa. Begitu pula, ketika ada kabar duka, warga yang sakit dan lainnya. Kalau ada apa-apa Informasi baru bisa kita dapat belakangan. Maka dari itu sarana dan prasarana komunikasi harga mati bagi masyarakat kami yang saya wakili ini,”  tegas pria yang juga putra Pulau Sumedang.

Syamsir mengatakan untuk pembangunan sarana komunikasi tersebut, ia sudah berkoordinasi dan menyarankan dengan pemerintah desa setempat untuk menyiapkan administrasi dan keperluan lainnya. Seperti surat permohonan, data persetujuan dan lain sebagainya.

“Dulu saya juga sudah temui pihak pengembang Telkomsel area Belitung. Bahkan kami pernah menantang sejumlah pihak pengembang, siapapun yang mau masuk dan ingin memasang jaringan di sana silahkan. Tujuan agar masyarakat pulau bisa merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya, dan ini harga mati untuk di perjuangkan,” ujarnya.

Kata Samsir, dalam waktu dekat ia juga akan berdiskusi dengan warga Pulau Sumedang untuk perencanaan pembangunann selanjutnya. Salah satunya membicarakan untuk mempermudah pihak pengembang dalam membangun tower jaringan telekomunikasi.

“Dalam waktu dekat rencananya kami akan menggelar rapat bersama mereka. Di antaranya, agar tidak ada biaya sewa lokasi seperti di kota-kota. Dan ini cara kita nanti untuk menantang pengembang supaya tertarik. Karena begitu luar biasanya kami memerlukan komunikasi,” tuturnya.

Dijelaskan Syamsir, Pulau Sumedang mempunyai keunggulan di sektor kelautan serta memilkiki ekonomi masyarakat yang cukup baik. Maka dari itu fungsi komunikasi cukup luar biasa. Salah satunya untuk memesan sembilan bahan pokok dan kebutuhan lainnya.

“Kalau sudah ada jaringan tidak perlu lagi memakai surat menyurat lagi. Begitu pula jika ada warga yang sedang sakit, bisa langsung ambil tindakan cepat. Dan itu bisa dilakukan apabila sudah terjalin komunikasi dengan baik. Minimal bisa lebih cepat menyediakan kendaraan medis dari Teluk gembira menuju kota Tanjungpandan,” harapnya.

“Bagaimanapun anak-anak kami yang di sana juga mau mengenal dunia. Kalau begini jangankan mau menggunakan internet melalui komputer dan sebagainya, sebab jaringannya tidak ada. Dan ini tentunya pekerjaan rumah Pemkab Belitung, dan harga mati untuk saya perjuangkan sampai akhir masa jabatan ini,” janjinya.(i1s)