Tak Ada ‘Jasa Titip’ Siswa di PPDB, M Soleh: Semua Ikuti Sesuai Jalur

by -
Tak Ada 'Jasa Titip' Siswa di PPDB, M Soleh: Semua Ikuti Sesuai Jalur
Foto ist: PPDB 2020

belitongeksppres.co.id, PANGKALPINANG – Pelaksanaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 tingkat SMA/MA dan SMK tinggal menghitung hari. Tepat tanggal 3 Juli 2020, pendaftaran akan ditutup untuk dilanjutkan pada tahap verifikasi pemberkasan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Babel, M Soleh pun mengakui, jalannya pendaftaran PPDB melalui sistem daring/online itu pun tidak begitu banyak permasalahan.

“Alhamdulillah berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada, serta ada payung hukumnya juga. Apalagi sebelumnya kita juga sudah melakukan sosialisasikan,” katanya dijumpai di Kantor DPRD Babel, Senin (29/6) kemarin.

PPDB online ini membuka empat jalur pendaftaran, yakni mutasi, afirmasi, prestasi dan mutasi. Soleh pun menegaskan, bahwa tak ada titip menitip siswa dalam pendaftaran ini. “Kita tegaskan tidak ada titip menitip, ini sudah ada jalurnya, ikuti saja,” tukasnya.

Dia menegaskan, ada siswa titipan itu akan membuat masalah dikemudian hari. Seperti halnya rombongan belajar yang ditetapkan untuk 39 siswa, jika ternyata lebih ini tidak akan masuk di data dapodik.

“Saat ini pihaknya hanya menerima maksimal 39 siswa per rombongan belajar dan jika ternyata lebih, akan muncul masalah dik emudian hari, nama siswa tersebut tidak masuk data dapodik, dan apabila siswa tersebut namanya tidak masuk dapodik tentu tidak bisa mengikuti Ujian Nasional termasuk guru yang mengajar tidak dihitung jam untuk honornya,” jelas Soleh.

Pengumuman pendaftaran di tiap sekolah saat ini, diterangkan Soleh, bersifat sementara dan masih menunggu. Dia juga mengingatkan segala persyaratan pun harus dilengkapi para calon siswa SMA/MA dan SMK untuk setiap jalur yang diikuti.

“Karena semuanya akan dicek kembali kebenarannya. Contoh untuk jalur prestasi, piagamnya akan diteliti oleh sekolah tujuan. Kemudian jalur afirmasi, semuanya dicek, valid enggak. Jika tidak siswa ini kita !kan didiskualifikasi dan akan kita laporkan ke kepolisian,” ungkapnya. (jua)

Editor: Yudiansyah