Tak Capai WTP, Kepala SKPD Kena Sanksi

by -

//Tandatangan Komitmen Diatas Materai Enam Ribu

SUNGAILIAT – Sebanyak 31 Kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bangka melakukan penandatangan komitmen pencapaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dihadapan Bupati Bangka Ir. H. Tarmizi H. Saat, MM.
Penandatangan komitmen pencapaian WTP tersebut untuk memperbaiki hasil pemeriksaan Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) RI yang tahun 2014 lalu Kabupaten Bangka hanya mendapat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
“Tahun 2015 harus mendapat WTP dari BPK, oleh sebab itu utang 2014 kita selesaikan dan bagi SKPD yang menyebabkan terjadinya WDP mulai dari kepala dinas sampai staf harus siap-siap. Saya serius tidak main-main,” kata Tarmizi Saat sesaat sebelum penandatangan komitmen pencapaian WTP di OR Bangka Bermartabat, Rabu (28/10).
Komitmen tersebut juga merupakan tindak lanjut hasil pertemuan dengan Kejati Babel yang ditarik kesimpulan kalau Pemkab Bangka mendapat WDP akan diusik, tapi kalau mendapat WTP kecil kemungkinan. Sehingga Tarmizi meminta apa yang disepakati dengannya sebagai bupati dari sekarang harus dipersiapkan.
“Maka laporan keuangan mulai dari sekarang harus disiapkan dengan baik, kemudian penganggarannya, pelaksanaannya, termasuk apapun hal dari apa yang menjadi komitmen pemerintah daerah. Dan tidak ada lagi istilah keluarga bupati, sepradek (saudara) bupati, adek wabup, sepradek wabup, sepradek sekda, tidak ada pengaruh untuk itu. Kerja saja yang profesional,” tegas mantan Sekda Bangka ini.
Menurut Tarmizi, menjadi bupati baginya bukan untuk mencari kekayaan. Setelah 30 tahun berada di Kabupaten Bangka ia menyatakan, PNS harusnya sudah tahu bagaimana karakternya. Selama ini tidak ada perubahan dari dirinya sehingga ia minta kalau ada persoalan segera diselesaikan secepatnya.
“Jadi saya berharap bekerja lah, kalau ada permasalahan kita selesaikan. Jadi tanggungjawabnya ada di kepala SKPD, perbaiki kondisi. Kita bersepakat untuk tidak telalu sering mutasi kecuali ada hal-hal penting. Saya sudah lihat beberapa tahun ini plus minusnya, plusnya di atas 68 persen, minusnya 32 persen. Dan itu kita perbaiki, karena secara umum pembangunan sudah on the track (pada jalurnya) jalannya. Jadi saya himbau pak Sekda, SDM-nya betul-betul disiapkan,” tutup Tarmizi.
Dalam komitmen pencapaian WTP kemarin tampak kepala SKPD eselon 2 dan 3 menandatangi surat pernyataan diatas materai Rp 6 ribu. Dalam surat tersebut setiap SKPD diminta mewujudkan WTP pada tahun 2015, bila tidak berhasil atau hanya meraih WDP akan mendapat sanksi sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. (trh)