Tambang Longsor, Empat Pekerja Tertimbun

by -
Proses pencarian dan evakuasi pekerja yang tertimbun longsoran tanah di lokasi tambang Meranteh, Sabtu (27/7).

Tiga Orang Selamat dari Maut

belitongekspres.co.id, GANTUNG – Panji (19) warga Dusun Sinar Setiong Desa Lilangan, Kecamatan Gantung Beltim merupakan salah seorang pekerja yang selamat saat longsoran tanah di lokasi tambang Meranteh menimbun sejumlah rekannya, Sabtu (27/7) siang.

Pemuda yang masih terlihat syok menceritakan sesaat sebelum kejadian, mereka sedang bekerja di kedalaman 24 meter. Total ada 7 pekerja dengan tugas masing-masing sesuai aktifitas penambangan.

Dia yang bertugas memegang monitor air semprot, tiba-tiba merasakan tanda longsor dan langsung berteriak kearah pekerja lain agar melarikan diri. Namun, gerakan longsor yang begitu cepat membuat beberapa pekerja tak sempat berlari.

Hanya 3 pekerja yang berhasil selamat sedangkan 4 pekeja lainnya tertimbun longsoran tanah. Adapun pekerja yang selamat selain Panji diketahui bernama Amri dan Riki. Empat korban yang tertimbun, Santo, Sudiono, Darmadi dan Abdul Rohman. Satu orang lainnya, Dodi yang merupakan operator alat berat berhasil selamat dengan cara keluar dari bagian arm exavator.

Pantauan Belitong Ekspres di lokasi kejadian, korban pertama di temukan sekitar pukul 14.30 WIB, sedangkan korban kedua ditemukan 14.55 WIB. Keduanya ditemukan tidak berjauhan dengan lubang camui.

Plt Kapolsek Gantung Iptu Darwis menyampaikan upaya pencarian korban melibatkan pihak Polres Beltim, Polsek Beltim, Basarnas, Tagana, jajaran PT Timah serta masyarakat sekitar.

“Pada saat korban dan beberapa pekerja tambang lainnya sedang melakukan aktifitas penyemprotan pada lubang. Kemudian terjadi longsor pada dinding tambang tersebut yang membuat tanah longsor menimbun 4 orang pekerja,” ujar Iptu Darwis, Sabtu (27/7).

Dia juga mengatakan longsoran juga menimbun excavator merk Hitachi hingga ketinggian menutup ruang kontrol. Beruntung operator excavator berhasil selamat dan mendapat perawatan karena mengalami patah kaki.

Hari kedua pencarian korban timbunan longsor, tim evakuasi menurunkan 4 unit excavator. Mereka mencoba mencari titik korban longsor berdasarkan keterangan para pekerja yang selamat.

Keterangan yang diperoleh dari Kabid Komunikasi Perusahaan Anggi Siahaan menyatakan pihaknya masih terus berupaya mencari korban longsor. Belum dapat dipastikan sampai kapan pencarian akan dilakukan.

“Proses evakuasi masih terus dilakukan dan kita masih koordinasi dengan tim di lapangan. Mohon doanya juga agar kedua korban segera diketemukan. informasi lanjutan akan kami sampaikan,” ujar Anggi.

Pantauan terakhir hingga berita ini dimuat, lokasi longsoran telah dipasangi garis pembatas guna menjaga keselamatan. Masyarakat sekitar yang hendak melihat proses evakuasi juga dilarang mendekat karena dikhawatirkan mengganggu tim evakuasi. (msi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *