Tambang “Mangrove” Menyingkir

by -

Polisi Belum Tangkap Pelaku, Polres akan Lakukan Penyidikan

TANJUNGPANDAN-Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara akan memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan mengenai tambang ilegal, di Hutan Mangrove Air Ranggong, Dusun Air Serkuk, Desa Air Saga. Demikian diungkapakan Kapolres kepada Belitong Ekspres, Senin (1/2) kemarin.

Kapolres mnilai langkah ini perlu diambil menyusul adanya pemberitaan dugaan penambangan ilegal di kawasan tersebut. Kata Kapolres Belitung, dirinya baru membaca adanya berita itu di media harian Belitong Ekspres.

“Tindakan dari kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan, pasca munculnya berita adanya penambangan ilegal di hutan mangrove itu,” ujar Kapolres Belitung kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Sementera itu, Kasatpol PP Kabupaten Belitung Alkar mengatakan, dirinya sudah melaporkan adanya aktivitas itu ke Bupati Belitung Sahani Saleh. Bahkan, Bupati menginstruksikan untuk memantau langsung di lokasi.

“Dari hasil pantauan kami tadi (kemarin,red), para pekerja sudah mencopoti peralatannya. Dan kami sudah menginstruksikan agar kawasan ini bersih dari pertambangan,” kata Kasatpol PP Kabupaten Belitung.

Dijelaskan Alkar, dalam waktu beberapa hari ini dipastikan kondisi kawasan tersebut aman dari aktivitas pertambangan. “Bahkan tadi, saya sempat memberikan himbauan kepada para pekerja, agar tidak menambang di hutan yang dilarang oleh negara,” pungkasnya.

Senada dengan Kasatpol PP Kabupaten Belitung, Kapolsek Tanjungpandan Kompol Andi Rahmadi juga mengatakan hal yang sama. Dirinya sudah melakukan investigasi di lapangan beserta jajarannya.

“Saya lihat di lokasi tidak ada aktivitas pertambangan. Yang kami lihat mereka sedang mencopoti alat-alat yang digunakan untuk aktivitas itu,” ujar Kapolsek Tanjungpandan, tanpa menjelaskan mengapa tidak ada penangkapan, meski melihat ada orang sedang mengemasi mesin tambang di lokasi.

Seperti diberitakan Belitong Ekspres, Senin (1/2) kemarin, larangan menambang di kawasan hutan mangrove (bakau) Air Ranggong, Dusun Air Serekuk, Air Saga, tak digubris oleh oknum-oknum bertanggung jawab.

Padahal Pemkab Belitung sudah jelas melarang, adanya aktivitas pertambangan di hutan tersebut. Warga sekitar, sempat menyesalkan pada aparat penegak hukum yang dinilai tidak menindak tegas dan menangkap serta memproses penambang ilegal itu secara hukum.

Pantauan Belitong Ekspres, Sabtu (30/1) akhir pekan lalu terlihat, sebanyak empat set alat berat jenis eskavator melakukan pengerukan di lokasi hutan. Bahkan, puluhan pekerja terlihat melakukan aktivitas pertambangan.(kin)