Terbukti Bersalah, Fahrizal-Suparta‎ Tak Dipenjara

by -

*Majelis Hakim Hanya Menjatuhi Hukuman Percobaan

TANJUNGPANDAN-Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan menjatuhkan vonis bersalah terhada‎p dua terdakwa kasus penipuan pengurusan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT MAJU, Selasa (10/3).

Majelis hakim menyatakan terdakwa 1 Kepala Distamben Beltim Fahrizal dan terdakwa 2 mantan Kabib Pertambangan Umum Suparta, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah‎.

Oleh majelis hakim Fahrizal dijatuhi vonis enam bulan dan Suparta 10 bulan. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan JPU yang masing-masing satu tahun enam bulan penjara.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut kedua terdakwa Pasal 378 KUHP junto Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP‎, tentang turut serta melakukan tindak pidana penipuan.

Meski demikian, dalam putusan majelis hakim kedua terdakwa tidak akan menjalani hukuman kurangan penjara setelah vonis dibacakan. Keduanya hanya menikmati hukuman percobaan, 10 bulan untuk Fahrizal dan 18 bulan untuk Suparta.

“Kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah. Vonis lima bulan untuk terdakwa 1 Fahrizal, 10 bulan untuk terdakwa 2 Suparta. Vonis tersebut tidak akan dijalani kedua terdakwa, terkecuali selama dalam kurun waktu masa percobaan melakukan perbuatan yang dapat dihukum,” tegas Ketua majelis hakim Ronald Salnofri.‎

Atas putusan itu, kedua terdakwa yang didampingi‎ penasehat hukum Adystia Sunggara masih memilih opsi pikir-pikir untuk menerima putusan atau melakukan banding. Demikian halnya Jaksa Penuntut Umum, yang masih memilih opsi pikir-pikir sebelum putusan punya kekuatan hukum tetap.

Majelis hakim memberikan opsi yang menjadi hak kedua terdakwa dan pengacara hukum, serta‎ JPU dengan tenggat waktu tujuh hari, sejak putusan dibacakan. (yud)