Terdakwa Narkoba Minta Keringanan Hukuman

by -

*Tuntutan 13 Tahun Penjara dari JPU Dianggap Memberatkan

TANJUNGPANDAN-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung, tetap pada tuntutannya, menjerat Maswari alias Kacha terdakwa kasus penyalagunaan narkoba di Belitung penjara 13 tahun.

Meski begitu, Kacha melalui Penasehat Hukumnya Heriyanto memohon keringanan kepada Majelis Hakim dan JPU, saat sidang yang mengagendakan Pledoi (Pembelaan Terdakwa atas tuntutan yang diberikan jaksa),  di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Rabu (11/1) kemarin.

Kata Hery, Tuntutan 13 tahun penjara dianggap berat terhadap kliennya. Apalagi, saat persidangan terdakwa bersikap sopan selain itu Kacha mengakui semua perbuataannya, sehingga tuntutan 13 tahun setidaknya bisa dikurang.

Menanggapi pernyataan itu, JPU Kejari Belitung Iwan Nuzuardi menolak permohonan keringan itu. Di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Tunggal Saeful Imam, JPU Iwan menegaskan tetap kukuh pada pendiriannya.

Atas perbedaan pendapat itu, Hakim Ketua di persidangan ini belum bisa memutuskan. Rencana, sidang akan kembali dilaksanakan Rabu (17/1) mendatang, dengan agenda putusan dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpandan.

Heriyanto mengatakan, intinya dia sebagai penasehat hukum meminta kepada Majelis Hakim dan JPU agar diringankan tuntutan dan putusan nanti. “Hal itu mengingat, berdasarkan fakta hukum terungkap saat persidang, terdakwa mengakui atas perbuatannya,” kata Heriyanto.

Hal senada juga diungkapkan Maswari alias Kacha, menurutnya tuntutan 13 tahun dinilai memberatkan pria ini. Lantaran, saat ini dia memiliki tiga anak yang harus dihidupi. lebih lagi satu di antara tiga anak tersebut masih berusia dua tahun.

“Kalau saya lama di penjara, siapa yang menanggung hidup anak saya. Kami berharap, hakim dan jaksa memberikan keringanan setidaknya dibawa 10 tahun. Apalagi kasus narkoba tidak dapat remisi dan pengajuan bebas bersyarat (BP),” kata Kacha, kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Sementara itu, JPU Kejaksaan Negeri Belitung Iwan Nuzuardi mengatakan, alasan dia menuntut 13 tahun dan tidak mengurangi tuntutan saat terdakwa mengajukan pledoi lantaran Kacha merupakan resedivis kasus narkoba di Belitung. “Dia (Kacha,red) pernah masuk penjara dengan kasus yang sama,” katanya.

Selain itu, terdakwa tidak mendukung program Presiden Jokowi tentang Indonesia bebas narkoba. Hukuman 13 tahun menurut JPU Iwan sangat layak. “Agar terdakwa jera. Sehingga bebas, di tidak melakukan perbuataan itu,”ungkapnya.

Sebelumnya, Kejari Belitung menuntut Maswari alias Kacha, 13 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar. Itu dilakukan, lantaran Kacha tidak mendukung program pemerintah tentang Indonesia bersih dari narkoba.

Dalam kasus ini, JPU menyatakan Kacha bersalah melanggar Pasal 112 Ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.  Sebab, saat penangkapan yang dilakukan polisi Sabtu (28/9) lalu, Satnarkoba menemukan narkoba jenis sabu sebanyak 28 paket yang diletakan di celana dalamnya. (kin)