Tersangka Korupsi ini Dapat Perlakuan Sama

by -

*Meski Seorang Direktir, Tidak akan Diberi Fasilitas Mewah

TANJUNGPANDAN-Kejaksaan Negeri Tanjungpandan, tidak akan memberikan fasilitas mewah terhadap tersangka dugaan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) proyek pembangunan dukungan PSD Penataan dan Revitalisasi Tahap II Kawasan Tanjung Binga, Yudi Ricardo.

Tersangka yang merupakan pemegang kuasa Direktur PT RP selaku pelaksana proyek dengan nilai Rp 4.364.336.000 ini, tetap akan diperlakukan sama seperti tahanan pada umumnya.

Hal Itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpandan Nova Elida Saragih kepada Belitong Ekspres, di Kantor Kejaksaan Negeri Tanjungpandan Jalan Sriwijaya, Selasa (15/12 kemarin.

Nova menegaskan, dirinya tidak membanding-bandingkan pelaku dengan tersangka lain. Bahkan, Kejaksaan Negeri Tanjungpandan menyatakan tidak akan memberikan fasilitas mewah seperti kasus koruptor pada umumnya.

“Tersangka sudah kita amankan dan penjarakan sejak kurang lebih seminggu lali. Kami tidak memberikan fasilitas lebih kepada Yudi Ricardo, semuanya sama. Dan kami tidak perduli, dia adalah seorang direktur,” tegas Nova.

Seperti diketahui, selain Yudi Ricardo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Darsi Milandani, PNS Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Babel, telah terlebih dahulu terseret dalam kasus tipikor tersebut. Sementara warga Tanjungpandan bernama Salim yang juga diduga terlibat kasus Tipikor itu, hingga ini masih jadi Daftar Pencarian Orang (DP0).

Di sisi lain, untuk mencegah hal korupsi tidak terjadi kembali di Belitung, Kejari Tanjungpandan gencar melakukan sosialisasi dan menugaskan jaksanya untuk penyuluhan hukum di kalangan perangkat desa dan pelajar.

“Saat ini kita sudah lakukan sosialisasi itu. Di antaranya hari ini (kemarin,red) kami menugaskan Jaksa Rudi Prastyono SH, untuk sosialisasi hukum di SMA Negeri 2 Tanjungpandan,” kata Kajari asal Manado ini. (kin)