Tersangka Peragakan 14 Adegan

by -1 views

*Dalam Rekontruksi Pembunuhan Sadis  di Kecamatan Gantung

Adegan terakhir (14) nampak saat tersangka Iwan (46) menyimpan sajamnya di jok motor, usai melakukan pembunuhan dan kabur meninggalkan TKP.
Adegan terakhir (14) nampak saat tersangka Iwan (46) menyimpan sajamnya di jok motor, usai melakukan pembunuhan dan kabur meninggalkan TKP.

Adegan terakhir (14) nampak saat tersangka Iwan (46) menyimpan sajamnya di jok motor, usai melakukan pembunuhan dan kabur meninggalkan TKP.

GANTUNG – Jajaran Satreskrim Polres Beltim dan Polsek Gantung, menggelar rekonstruksi pembunuhan Birin (36) warga asal Palembang di sebuah rumah kontrakan jalan Cempaka RT/05 Dusun Rasau Desa Gantung, Selasa (11/8) kemarin. Selain tersangka Iwan (44), sejumlah saksi juga dihadirkan dalam rekontruksi kasus pembunuhan terjadi beberapa waktu lalu itu.
Rekontruksi pembunuhan sadis sebanyak 14 adegan, nampak cukup menyita perhatian  masyarakat sekitar yang ingin melihat secara langsung. Adegan pertama diawali dengan tersangka mendatangi kontrakan korban dengan menggunakan sepeda motor yang diparkir di jalan yang tak jauh dari kontrakan itu.
Pada adegan kelima hingga ketujuh, baru lah tersangka menghabisi nyawa korban. Tersangka yang bekerja di sektor pertambangan timah ini, menusukkan pisau secara tertubi-tubi ke bagian dada korban. Hingga di adegan ke 12 tersangka membersihkan sejata tajamnya (Sajam) dengan plastik tepat di depan dua saksi (Tetangga korban). Kedua saksi ini yang melihat secara langsung tersangka membersihkan sajamnya.
Di agen terakhir (adegan 14) ditutup dengan tersangka menyimpan Sajam di jok sepeda motor yang digunakan untuk melarikan diri sebelum tertangkap pada hari selanjutnya.
Kapolres Beltim, AKBP Nugrah Trihadi S.ik, melalui Kapolsek Gantung Iptu Ryan Faisal mengatakan, rekontruksi sebanyak 14 adegan guna melengkapi penyidikan kasus pembunuhan tersebut.
Kata Iptu Ryan ada tiga orang saksi yang dihadirkan pada rekonstruksi. Mereka adalah Istri  sirih tersangka Nurani (34) dan dua saksi yakni tetangga korban yang saat itu turut menyaksikan tersangka membersihkan sajam usai melakukan pembunuhan.
“Alhamdulillah rekontruksi yang juga menghadirkan  tiga orang saksi berjalan dengan lanjar. Sejauh ini, kasus pembunuhan yang dilatarbelakangi cemburu. Untuk tersangka akan segera diserahkan ke lapas Tanjungpandan untuk dilakukan penahanan,” ujar Iptu Ryan kepada Belitong Ekpres.
Pelaku akan dikenakan pasal 340 jo 348 KUHP tentang pembunuhan berencana dan akan dikenakan ancaman hukuman berat 20 tahun hingga hukuman penjara seumur hidup.
“Untuk istri tersangka saat ini masih dititipkan di BKJM Desa Selinsing, sebelum kasus ini terselesaikan. Istri tersangka masih akan dimintai keterangan nantinya,” kata Kapolsek.
Kapolsek berharap ini merupakan kasus pembunuhan terakhir yang terjadi di wilayah Kecamatan Gantung khususnya dan Kabupaten Beltim pada umumnya, tidak akan terulang lagi.
“Sebagai antisipasinya, kami selalu bekerjasama dengan Kades dan perangkat desa lainnya untuk saling menjaga dan saling melaporkan, jika ada pendatang yang akan bertinggal di suatu desa dan wilayah hukum Polres Beltim,” tutupnya. (feb)