Tertimpa Bucket Excavator, Sopir Kritis

by -

*Kecelakaan Kerja Terjadi di Areal Pabrik PT SWP

 KELAPA KAMPIT – Kecelakaan kerja terjadi di areal Pabrik PT Steelindo Wahana Perkasa (SWP) Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Kamis (22/10) kemarin, sekitar pukul 10.00 WIB. Korbannya adalah seorang sopir truk pengangkut ampas kelapa sawit warga asal Medan Sumatera Utara, yang tertimpa Bucket Excavator.

 

Dari informasi yang dihimpun, korban tertimpa bucket Excavator yang sedang mengisi ampas kelapa sawit dalam bak truk untuk dipindahkan ke tempat lain. Naas, selang hose alat berat pecah dan bucket menimpa bagian depan mobil truk korban. Akibatnya, korban yang sedang menunggu penuh muatan mobil, langsung tak sadarkan diri tertimpa bucket alat berat itu.

 

“Pas mau ngisi mobil, selang hose pecah dan bucket ekcavator langsung menimpa kepala mobil truk. Saat itu dia (korban,red) sedang nunggu penuh muatan,” ungkap salah seorang karyawan di PT.SWP yang namanya enggan dikorankan.

 

Korban yang mengalami luka serius di bagian kepala dan patah tulang, segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Belitung untuk mendapat penanganan medis. Saat ini korban dalam kondisi kritis dan direncanakan akan dirujuk pihak RSUD ke Jakarta.

 

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Kampit membenarkan adanya peristiwaan kecelakaan kerja tersebut. Saat ini tempat kejadian perkara (TKP) sudah digaris polisi. Kasus ini penanganannya sudah dilimpahkan ke Polres Beltim.

 

“Yah, benar adanya kejadian kecelakaan tersebut. Dan kini masih ditangani oleh Polres Beltim melalui tim dari Reskrim, datanya semua ada di Reskrim. Mengingat Kasat Reskrim juga ke TKP dan tahap awal pun sudah dilakukan pak Kasat,” terang Kapolsek Kelapa Kampit, AKP Irsyad Sihotang, saat dikonfirmasi, tadi malam.

 

Hingga berita ini diturunkan Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP Andi Purwanto saat dikonfirmasi melalui pesan BBM tidak memberikan jawaban.

 

Sementara itu, pihak perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT SWP terkesan bungkam. Pasalnya, Humas PT SWP, Fahrul Rozi beberapa kali dikonfirmasi melalui pesan singkat (SMS), tidak mendapatkan respon dan balasan. (feb/yud)