Tetap Jadi Lokasi Pesta Miras

by -

*Pol PP Amankan Lagi 7 Pemuda,  Pelaku Wisata Mengecam
foto utk HL pesta miras arak
TANJUNGPANDAN-Peringatan, imbauan, bahkan razia dari Aparat Kepolisian dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) terhadap pelaku pesta miras di kawasan KV Senang, nampaknya tak digubris sama sekali. Buktinya, tetap saja ada sekelompok anak muda yang pesta miras di kawasan ikon wisata Belitung tersebut  pada Sabtu dan Minggu, kemarin. Pada razia Sabtu (28/2) malam, Tim Gabungan mengamankan tujuh pemuda yang terbukti pesa miras di kawasan KV Senang dan Bundaran Tugu Satam.
Informasi yang dihimpun Belitong Ekspres, Timgab Belitung razia pada Sabtu malam hingga pukul 00.00 WIB di KV Senang . Para pemuda  yang tertangkap diamankan di kantor Pol PP, Kompleks Pemda Belitung. Para pemdua ini didata, serta diberi pembinaan, lantas dipulangkan.
Namun, pada dini hari sejumlah pemuda kembali melakukan pesta miras hingga menjelang Subuh. Pantauan Belitong Ekspres bersama  anggota Polisi lokasi terlihat, para pemuda bergerombol melakukan pesta miras.
Minuman yang digunakan jenis arak dan minuman dalam kemasan jenis gelas. Sementara itu, di lokasi meja-meja, para pemuda laki dan perempuan mereka melakukan pesta miras dengan menggunakan minuman keras jenis botol.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dirinya tidak habis pikir dengan ulah mereka yang mabuk-mabukan di muak umum ini. Sebelumnya, tempat tersebut sudah di razia besar-besaran, tapi mereka tetap saja melakukan pesta miras  di ikon parawisata Belitung ini.
“Percuma polisi merazia. Mereka melakukan pesta miras habis habisan itu, tiap Sabtu mulai pukul 02.00 WIB hingga menjelang  Subuh. Polisi harus tegas menanggapi masalah ini, bila perlu razia itu digelar pukul 02.00 WIB,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaku Pariwisata Belitong Kusuma Kosasih mengatakan, dirinya sudah mengetahui hal tersebut dari koran BE, beberapa hari lalu. Menurut Kusuma, kelakukan para pemuda, bahkan pemudi ini sangat keterlaluan. Pasalnya, KV Senang yang dibangun untuk menikmati suasana keluarga, malah dijadikan tempat pesta miras para remaja. Tindakan mereka pantas dikecam oleh palaku wisata karena bisa mencoreng citra Belitung sebagai daerah tujuan wisata.
“Saya juga kaget, meski beberapa polisi maupun pol pp melakukan razia, namun masih banyak pemuda-pemudi yang pesta miras di lokasi  ikon pariwitasa Belitung tersebut,” ujar Kusuma kepada Belitong Ekspres.
Polisi dan Pol PP harus tegas mengenai masalah ini, mereka harus melakukan razia di atas jam 23.00 WIB. Agar para pemuda tersebut tidak melakukan hal-hal negatif di kawasan ini. Mereka sudah menampar  pariwisata Belitong dan Adat Melayu.
“Polisi maupun Pol PP harus menindak mereka. Usahakan jam 23.00 WIB, steril dari para pemuda-pemudi. Dan juga saya meminta kepada pemerintah, agar memberi lampu di lokasi Bundaran Satam yang gelap, karena di tempat tersebut,  juga di jadikan lokasi pacaran bagi pemuda- pemudi,” katanya.
Agar peristiwa ini tidak terjadi, dan KV Senang, Bundaran Satam aman, Kusuma menyarankan agar tempat tersebut dibuatkan pos Kamling atau pos jaga. Sehingga akan dipastikan tempat menjadi idola bagi wisatawan ini  aman.
“Kalau ada Pos Kamling, para pemuda akan pikir dua kali untuk pesta miras di lokasi tersebut. Selain itu, peran masyarakat juga pengaruh dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tersebut. Masyarakat harus ikut menjaga serta memelihara  ikon Pulau Belitung ini, jangan sampai dirusak mereka,” pungkas  pemilik tour travel.(kin)