TI Rajuk Jadi Biang Kerok Musibah Banjir?

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Polsek Badau Polisi Line TI Rajuk di Sungai Cerucuk

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Aktivitas tambang inkonvensional (TI) Rajuk Ilegal di Cerucuk, disebut menjadi biang kerok penyebab terjadinya bencana alam banjir pekan lalu. Akibatnya, kawasan desa tersebut menjadi salah satu lokasi terparah saat banjir di Belitung.

Kapolsek Badau Iptu Chandra Satria Adi Pradana membenarkan hal tersebut. Sebab, menurut kabar yang beredar aktivitas pertambangan itu berjalan cukup lama. Sehingga, menyebab kerusakan.

banner 1200x200

Baca Juga:  Mau Beli Nasi Uduk, Kakek Tewas di Jalan

Dijelaskan Iptu Chandra, adanya pertambangan itu membuat pendangkalan di sejumlah sungai yang ada di Badau, khususnya Cerucuk. Sehingga, saat hujan kondisi kondisi tanah menjadi longsor.

Untuk itu, saat ini pihak kepolisian melakukan police line (garis polisi,red) melarang siapapun untuk menambang di tempat tersebut.  “Ini agar peristiwa banjir tidak terulang kembali,” ujar Iptu Chandra, kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Baca Juga:  Danlanud ASH Letkol Nav Sunardi Pimpin Ziarah Hari Bakti TNI AU ke-72

Dalam waktu dekat ini, Iptu Chandra juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat Badau, agar tidak melakukan aktivitas pertambangan di lokasi itu. Bahkan, dengan tegas ia akan menindak siapapun yang tetap menambang di tempat itu.

“Kami tidak main-main. Jika masih ada aktivitas pertambangan di lokasi itu, kami akan menindaktegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (kin)

Tags:
author

Author: