TI Rajuk Masih Nekat Beroperasi

by -

*Wabup dan Kapolres Beltim Turun Lapangan
*Sumber Air PDAM Gantung Memerah dan Kotor

????????????????????????????????????
Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanudin bersama Kapolres Beltim, AKBP. Nono Wardoyo, S,ik Camat Gantung, Sayono, Kapolsek Gantung, AKP. Ryan Faisal, Kasi Ops Satpol PP Beltim, Nazirwan, dan Direktur PDAM Beltim, M.Zubair, saat mendapati adanya aktifitas TI Rajuk di kawasan DAS Lenggang tepatnya di lajur batu, Jumat (24/6).

GANTUNG-Menanggapi keluhan pelanggan air bersih PDAM Kecamatan Gantung yang beberapa hari belakangan selalu kotor dan memerah, Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim), Burhanudin bersama Kapolres Beltim, AKBP. Nono Wardoyo, langsung melakukan peninjuan ke lapangan.

Peninjuan ke lapangan didampingi Camat Gantung, Sayono, Kapolsek Gantung, AKP. Ryan Faisal, Kasi Ops Satpol PP Beltim, Nazirwan, dan Direktur PDAM Beltim, M.Zubair. Mereka turun menyelusuri sepanjang sumber air baku di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Lenggang, Jumat (24/6) kemarin.

Dari pantauan Belitong Ekspres, yang juga turun bersama rombongan dengan menggunakan speedboat milik Tagana Beltim, kurang lebih 2 jam rombongan menyelusuri DAS Lenggang, dari mulai Pice hingga PDAM Gantung.

Tepat di kawasan yang dinamakan lajur batu DAS Lenggang, rombongan menemukan kurang lebih 12 set ponton TI Rajuk yang sedang parkir. Melihat adanya TI Rajuk tersebut, rombongan pun berhenti menghampiri, ditemui ada satu TI Rajuk yang sedang jalan menghidupkan mesin.

Kepada pekerja yang ditemui di lokasi rombongan meminta dengan tegas untuk menghentikan aktifitas tambang, dan memerintahkan kepada semua pemilik TI rajuk
segera meninggalkan lokasi tersebut.  Jika tidak, tentunya akan mendapatkan peringatan tegas dengan meminta pekerja/pemilik untuk diamankan.

“Kami meminta dengan tegas agar segera meninggalkan lokasi ini, dan segera mengangkat TI Rajuk tersebut. Dan ini tidak ada lagi toleransi yang diberikan, dengan kata lain mereka harus segera meninggalkan lokasi ini,” tegas Wabup Beltim, Burhanudin

Pria yang akrab disapa Aan ini mengatakan, salah satu penyebab air menjadi keruh dan kotor akibat adanya aktifitas tambang tersebut. Oleh karenanya, kedepan Aan tetap akan mengecek kondisi air, dengan mengadakan uji sampling ke lab BLHD Tanjung pandan, untuk m memastikan pencemaran air bersih PDAM Gantung selama ini.

Sementara itu Kapolres Beltim, AKBP. Nono Wardoyo, S,ik juga dengan nada tegas mengatakan agar tidak ada lagi aktifitas tambang dikawasan DAS Lenggan, Kecamatan Gantung.

“Tadi kita juga sudah melihat bersama-sama dan menemukan adanya aktifitas tambang, dengan menggunakan TI Rajuk.Karena itu kami meminta agar pemilik dan pekerja tambang, untuk segera meninggalkan lokasi, jika tidak, kami tidak segan akan menindak dengan tegas,” tegas Kapolres.

Kapolres dan rombongan juga menyempatkan berdialog dengan salah satu pekerja tepatnya diatas TI Rajuk, untuk meminta kepada rekan lainnya agar segera meninggalkan lokasi tambang  lajur batu tersebut.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, pihaknya juga sudah meminta anggota Polres untuk melakukan patroli atas aktifitas TI Rajuk tersebut. Pihaknya akan tetap mengecek dan memantau air yang menjadi memerah dan kotor seperti apa yang dikeluhkan oleh warga pelanggan PDAM Gantung.

“Tadi kami juga sudah mengambil simple air untuk dilakukan uji sampling ke lab Tanjung pangan dan ke lab lainnya, agar segera mengetahui darimana dasar air menjadi memerah dan kotor ini,” ujar Kapolres.

Rombongan pun akan mengecek air yang ada di hulu sungai, sehingga akan mudah diketahui dari mana dasar air yang menjadi merah dan kotor tersebut. Selain itu rombongan menyempatkan menghampiri rumah warga pengguna PDAM disekitar lokasi Pice untuk melihat langsung kondisi air yang sebenarnya.

Tak hanya itu, rombongan juga menyinggahi kantor PDAM Gantung untuk melihat secara langsung kerja penyuplaian air ke rumah pelanggan, memastikan tata cara kerja yang sebenarnya. Yang jelas dan utama, air adalah sumber kehidupan bagi masyarakat harus benar benar dijaga.

Sebelumnya aktifitas tambang TI Rajuk kerap kali ditertibkan, dan ditegaskan tidak lagi beroperasi. Namun waktu itu lokasinya berbeda dan masih di DAS Lenggang, tepatnya di kawasan Teluk Norman. Akan tetapi kini aktifitas tersebut masih saja berjala,  tepatnya di kawasan lajur batu yang masih berada di DAS Lenggang tersebut. (feb)