Tiap Jumat PNS Wajib Minum Jamu

by -

*Pemkab Canangkan Gerakan Minum Jamu

MANGGAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) mencanangkan Gerakan Minum Jamu setiap hari Jum’at. Terhitung sejak kemarin Jum’at (27/2), seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Beltim diminta untuk meminum jamu setiap Jum’at pagi.

Para pegawai diajak untuk mengiatkan pola hidup kembali ke alam sehingga dapat meningkatkan trend konsumsi jamu di dalam negeri.

“Gerakan ini merupakan instruksi dari Dirjen (Direktorat Jenderal) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan. Jadi setiap Jum’at Pagi, kita menyiapkan 4 orang penjual jamu lokal, para tukang jamu ini nantinya akan standbye di depan kantor atau keliling ke SKPD untuk menjajakan jamu. Para pegawai diharapkan mau meminum jamu, karena selain banyak manfatnya jamunya juga gratis,” terang Sekretaris Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi Kabupaten Beltim Susana Linggawati.

Susana melanjutkan dengan mengusung tema gerakan ‘Baik Untukku Baik Untukmu’, gerakan minum jamu ini dapat merupakan dukungan pemerintah dalam membangkitkan kesadaran masyarakat luas bahwa jamu adalah warisan sejarah budaya, memiliki nilai kesehatan yang tinggi dan punya peluang pasar di dalam negeri.

Bupati Beltim Basuri T Purnama sangat mendukung gerakan minum jamu di kalangan pegawai pemerintah. Ia bahkan menyatakan akan membuatkan Surat Edaran agar gerakan ini bukan hanya seremoni semata tapi bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Ini kan program bagus, masyarakat kita akan kembali memanfaatkan alam, mengkonsumsi yang bukan zat kimiawi atau tidak jelas. Program ini harus kita budayakan, selain dapat menyehatkan tubuh kita, berkhasiat, juga dapat mengangkat UMKM penjual jamu dan melestarikan produk asli kita,” kata Basuri.

Dengan adanya program ini, bintang iklan minum penyegar ini berharap kesadaran para pegawai untuk mengkonsumsi jamu dapat tumbuh kembali. Selain itu, dengan program ini juga minat masyarakat menanam toga, seperti kunyit, jahe, lengkuas dan lain-lain akan muncul.(feb)