Tim Bola Babel Raih Hasil Tak Maksimal

by -

*Saat Laga Ujicoba di Sumedang
TANJUNGPANDAN- Tim Pra PON Babel meraih hasil kurang maksimal di dua laga uji coba di Sumedang Jawa Barat. Yang pertama, melawan Tim ISL Al Star, anak asuh Lapril AS bermain imbang dengan skor 2-2. Gol dicetak Sandi Pratama dan Randiyano.

Sedangakan gol ISL Al Star dicetak Bayu Gatra dan Herman Zumafo. Sedangkan di pertandingan kedua, Minggu (18/10) lalu, Tim Pra PON juga bermain imbang 1-1 melawan Timnas Mahasiswa. Gol Pra PON dicetak Sandi Pratama dan gol Timnas Mahasiswa dicetak Edo.
Tim Pra PON Babel sempat unggul dibabak pertama. Namun, di akhir babak kedua, Timnas Mahasiswa berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Hingga wasit meniup peluit panjang skor tidak berubah.

Kepala Pelatih Pra PON Babel Lapril AS mengatakan, dari hasil dua kali uji coba anak asuhnya bermain menjanjikan. Dirinya tidak menargetkan kemenangan saat uji coba, melainkan ia ingin melihat kemampuan beberapa pemain yang menduduki bangku cadangan.

“Dua kali uji coba kita tidak memainkan pemain inti. Kita lihat kualitas para pemain lapis kedua. Setelah itu, kita lakukan evaluasi,” ujar Lapril kepada Belitong Ekspres, Senin (19/10) kemarin.

Dijelaskan mantan Pelatih PS Bangka ini, saat ini tim Pra PON Babel yang akan berlaga di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) November mendatang ini, saat ini ia sudah pindah Traning Center dari Sumedang menuju Bandung.

Dia mencerikan kondisinya saat ini. Menurutnya, para pemain terkendala lapangan untuk berlatih. Sebab, di Bandung tidak ada lapangan yang layak untuk melakukan latihan. Selain itu, tempat latihan antara mess pemain dan lapangan jaraknya cukup jauh.

“Kita tiap hari jalan kaki. Dari mess ke stadion. Namun, meski begitu tak menyurutkan semangat anak-anak untuk berlatih. Apapun itu, kita tetap semangat target juara di Porwil mendatang,” kata Lapril.

Rencana selama di Bandung, Tim Pra PON akan menggelar dua uji coba lagi. Salah satunya melawan tim PON Jawa Barat (27/10) mendatang. Setelah itu, rencana tim Babel ini akan meninggalkan Bandung menuju Pangkal Pinang.

“Tanggal 30 Oktober kita sudah kembali ke Bangka. Setelah itu, kita fokuskan ke event terbesar di Bangka Belitung ini,” kata Lapril dengan nada semangat tinggi.

Dirinya mengakui sudah mendapatkan nama-nama tim yang akan dihadapi, di antaranya Sumatera Barat dan Metro Lampung. Kedua tim tersebut, memiliki beberapa pemain-pemain top yang berlaga di kancah sepakbola Indonesia.

“Bahkan untuk Sumatera Barat informasi yang saya terima sebanyak 14 pemainnya merupakan jebolan Timnas U-19 dan pemain yang berlaga di Piala Presiden 2015 lalu,” kata Pelatih yang mengantarkan PS Bangka lolos ke Devisi Utama ini.

Lapril menginginkan beberapa pemain jebolan Timnas U-19 gabung ke Babel. Namun, nampaknya hal tersebut belum bisa direalisasikan. Sebab, para pemain timnas tidak ada yang dari Babel. Ia sudah menyarankan ke menejemen untuk merekrut pemain timnas.

“Para pemain Babel yang ada saat ini memang sudah layak untuk berlaga di Porwil maupun di PON. Namun, kita butuh pemain timnas untuk memotivasi untuk semangat bertanding. Dan juga pemain timnas berpengalaman dalam setiap pertandingan,” pungkasnya. (kin)