Tim Gabungan Satpol PP Belitung Tertibkan Puluhan TI Suntik di Air Saga

by -
Tim Gabungan Satpol PP Belitung Tertibkan Puluhan TI Suntik di Air Saga
Penertiban TI Suntik di Kolong Satu dan Kolong Tiga Eks Tambang Kaolin Desa Aik Sagak, Senin (2/3) kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Puluhan unit Tambang Inkonvensional (TI) jenis Suntik ditertibkan Satpol PP Kabupaten Belitung bersama Tim Gabungan (Timgab), Senin (2/3) kemarin. Penertiban dilakukan di kolong satu dan kolong tiga eks Tambang Kaolin Desa Aik Saga Kecamatan Tanjungpandan.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Belitung Asnawi mengatakan, penertiban tersebut dalam rangka menindaklanjuti adanya laporan dari Pemerintah Desa dan masyarakat yang resah dengan adanya aktifitas TI suntik tersebut. Dari dua lokasi yang ditertibkan didapati ada puluhan ponton TI.

“Untuk di kolong satu ada sekitar 20 TI suntik namun tidak ada satupun yang beroperasi. Sedangkan untuk di kolong tiga ada 5 unit yang beraktivitas dan kita lakukan penertibkan,” kata Asnawi kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Dia melanjutkan, pekerja beserta pemilik TI Suntik yang berbeda di kolong tiga kemudian dibawa ke Mako Satpol PP Beltiung untuk dilakukan pendataan serta diberikan pembinaan. Selain itu, mereka juga membuat surat pernyataan agar tidak lagi mengulangi aktivitas tersebut.

“Untuk barang bukti tidak kita amankan, karena penertiban ini dalam rangka pembinaan. Akan tetapi kalau mereka masih mengulangi perbuatannya maka kita akan berikan sangsi dan tindakan tegas karena kita sudah memiliki data dan dasarnya nyaitu surat pernyataan,” pungkasnya.

Sekertaris Satpol PP Kabupaten Belitung Abdul Hadi menjelaskan, selain personil Satpol PP penertiban ini juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan ESDM Provinsi Babel. Sebelumnya Satpol PP sudah pernah turun kelokasi sekitar satu minggu yang lalu namun sayangnya pada pada saat itu, tidak ditemukan adanya aktivitas TI Suntik tersebut.

“Satu minggu yang lalu tim sudah pernah turun ke lokasi akan tetapi tidak ditemukan adanya aktifitas yang ada hanya sejumlah peralatan tambang. Kemudian pada hari ini kita bersama Timgab kembali turun kelokasi dan menertibkan lima unit TI tersebut,” jelasnya.

Dikatakan dia, pihaknya akan terus melakukan pemantauan di lokasi tersebut. Lantas, dirinya menegaskan berdasarkan peraturan daerah bahwa pada tahun 2020 kawasan Kecamatan Tanjungpandan bebas dari aktivitas pertambangan.

Abdul menambahkan, pada saat penertiban pihaknya sempat mengalami kendala lantaran ponton-ponton TI Suntik tersebut diletakan di tengah kolong, sehingga anggota sempat mengalami kendala saat membawa ke pinggir sungai.

“Sebelumnya kita sudah memperingatkan mereka agar menghentikan aktivitasnya di lokasi tersebut. Kita akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan di lokasi tersebut. Apalagi membuat masyarakat resah karena limbah TI tersebut bermuara hingga ke Jerambu kubu,” pungkasnya. (rez)

Editor: Yudiansyah