Tim Pora Razia PLTU Suge

by -

*Untuk Pastikan Tenaga Kerja Asing Tak Langgar Aturan

foto A tim pora saat merazia PLTU Suge, kemarin..

Foto A:

foto A tim pora saat merazia PLTU Suge, Selasa (22/3) kemarin. Nampak Tim Pora saat berkomunikasi dengan pekerja asing asal Tiongkok.

TANJUNGPANDAN-Tak sampai sehari terbentuk, Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Kabupaten Belitung, langsung melakukan razia di Kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suge di Pegantungan, Selasa (22/3) kemarin.Razia ini dipimpin Kapala Kantor Imgirasi Kabupaten Belitung Wahyu Riyanto. Dari hasil razia ini Tim Pora tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan PLTU Suge, khususnya mempekerjakan orang asing di Belitung.Pantauan Belitong Ekspres di lokasi, terlihat sebanyak 13 Warga Negara Asing asar Republik Rakyat Cina (RRC) atau tiongkok diperiksa tim yang di dalamnya beranggotakan dari personil Polres Belitung, Kodim 041s Belitung, BIN, Bea Cukai Kabupaten Belitung dan Kantor Imigrasi Tanjungpandan ini.Kepala Kantor Imigrasi Kabupaten Belitung Wahyu Riyanto mengatakan, pihanya sudah melakukan pengecekan dokumen terhadap ke 13 warga asing yang bekerja di PLTU Suge. Menurutnya, semua dokumen lengkap.”Mereka bekerja sesuai dengan prosedur. Surat-surat sudak kita periksa, khususnya VISA dan Kitas (Kartu Izin Tinggal Sementara (WNA). Visa mereka yang digunakan adalah sebagai pekerja,” ujar Wahyu Rianto.Dijelaskan Wahyu, Visa ini hanya berlaku selama enam bulan, setelah itu orang asing ini harus mengurus kembali ke negara asalnya. Kedatangan pekerja yang mayoritas dari Cina ini dibawa oleh kontraktor.”Seluruh pekerja ini dibawa oleh kontraktor dari negaranya. Dan mereka sudah mentaati aturan. Rata-rata para pekerja ini, belum sebulan berada di Belitung. Untuk tinggal, para pekerja ini diinapkan di Wisma Kawasan Air Raya,” pungkasnya.Sementara itu,  Menejer PT Poeser, Kontraktor PLTU Suge, Sutomo mengatakan, para pekerja sudah melengkapi seluruh surat-surat untuk bekerja di Belitung. “Sebelumnya kami ada 23 pekerja, namun sepuluh di antaranya balik ke negaranya untuk mengurus izin yang baru. Seluruh pekerja surat-suratnya lengkap,”katanya. (kin)