Tim Pora Usut TKA 2 Perusahaan di Badau

by -
Tim Pora Usut TKA 2 Perusahaan di Badau
Tim Pora saat memeriksa dokumentasi TKA di PT PMI.

belitongekspres.co.id, BADAU – Perusahaan besar di Kecamatan Badau yang bergerak di bidang pertambangan (tambang timah) dan alat produksi, didatangi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Belitung, Selasa (27/7) kemarin.

Mereka melakukan pemeriksaan perizinan tinggal sementara (ITAS), terkait adanya Warga Negara Asing (WNA) yang bekerja di kawasan tersebut. Yakni di PT SIM (Perusahaan Timah) dan PT PMI (Perusahaan alat Produksi).

Ketua Tim Pora Kabupaten Belitung Dewanto Wisnu Rahardjo mengatakan, kegiatan ini merupakan operasi rutin yang diadakan Tim Pora. Kali ini, operasi tersebut juga dilaksanakan bersama dengan Kesbangpol Kabupaten Belitung.

Dalam operasi kemarin ada dua perusahaan yang diperiksa. Yakni PT SIM dan PT PMI. Hasilnya, tidak ditemukan indikasi pelanggaran keimigrasian yang dilakukan oleh Tenaga Kerja Asing (TKA).

“Untuk di PT PMI, kita temukan ada dua TKA asal China. Setelah kita periksa, perizinan tinggalnya masih aktif hingga September 2020 mendatang,” kata Wisnu, kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Sedangkan untuk di PT SIM yang merupakan produsen timah, saat ini sedang tidak beroperasi, sudah sekitar satu tahun setengah. Saat didatangi oleh petugas sudah tidak ada lagi TKA yang melakukan aktivitas di lokasi.

“Di perusahaan timah itu, memang ada TKA, tapi sudah pulang. Rencananya dalam waktu dekat mereka akan mengurus perizinan yang baru. Khususnya tentang TKA yang akan didatangkan,” jelasnya.

Wisnu menambahkan, kegiatan ini juga memberikan sosialisasi kepada pemilik perusahaan agar mentaati aturan keimigrasian. Seperti masalah perizinan. Apalagi sekarang layanan izin tinggal keimigrasian, sudah dibuka di masa tatanan new normal.

“Kami akan terus mengawasi WNA maupun TKA yang ada di Belitung. Kita sudah kantongi berapa jumlah yang ada di Belitung. Ke depan Tim Pora akan terus melakukan operasi,” ungkapnya.

“Untuk Tim Pora itu sendiri, terdiri dari gabungan beberapa instansi, seperti Kejaksaan Negeri Belitung, Polres Belitung dan beberapa unsur Forkopimda Kabupaten Belitung,” sambungnya. (kin)