Timgab Periksa Rumah Makan Apung di Perairan Tanjung Kelayang

by -
Tim Gabungan saat melakukan pengecekan di rumah makan atau kedai apung, Minggu (4/8) kemarin.

belitongekspres.co.id, SIJUK – Tim Gabungan (Timgab) yang terdiri dari Polres Belitung dan Pemda Kabupaten Belitung, mendatangi dan memeriksa rumah makan atau kedai apung yang berada di kawasan wisata Tanjung Kelayang. Pemeriksaan ini sebagai tindaklanjut keresahan warga terkait kedai apung tersebut.

Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, jajarannya, Satresrim dan Polsek Sijuk, dibantu Pol PP, serta Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung sudah mendatangi lokasi.

Menurut AKBP Yudhis, tindakan ini diambil setelah mendapat pemberitaan/laporan mengenai adanya kapal apung. Untuk proses lebih lanjut masih diserahkan kepada Unit Res Tipiter Polres Belitung.

“Warung tersebut sudah kita amankan, untuk dibawa ke tepi. Setelah itu melakukan pemeriksaan terhadap pekerja, maupun legalitas dari kapal apung tersebut. Sementara saya masih menunggu perkembangan selanjutnya,” ujar AKBP Yudhis, Minggu (4/8) kemarin.

Sementara itu, sejumlah warga yang ada di Tanjung Kelayang mengeluhkan adanya operasi kapal apung tersebut. Sebab, adanya tempat tersebut dapat berdampak pada penjualan warung kopi yang ada di sekitar.

Mereka juga mendukung upaya kepolisian untuk menyelidiki status kapal apung itu. Seperti legalitasnya. Sebab, adanya tempat tersebut dapat mengancam usaha kedai kopi masyarakat yang sudah menjamur terlebih dahulu di daratan.

Belum lagi, masalah limbah, serta lingkungan, pastilah akan berdampak cukup luas sehingga dapat merusak pemandangan daerah andalan laut Belitung.

“Ini ibaratnya seperti Izin Usaha Pertambangan (IUP). Jika satu diizinkan menambang di tempat ilegal, tentunya semua akan ikut. Jika satu diizinkan buat kapal apung, tentunya nanti orang juga banyak yang membuat,” ujar salah satu pemilik warkop yang enggan disebut namanya. (kin)