Timses Paslon Desak Panwaslu Profesional

by -

TOBOALI – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslu) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) kembali didesak agar profesional dalam menindak pelanggaran pasangan calon (Paslon) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015. Desakan tersebut disampaikan dua perwakilan timses yang menuding adanya indikasi kampanye di luar jadwal yang ditentukan oleh salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati.
Seperti diutarakan Dedi Kusdiana, Sekretaris Timses pasangan calon nomor urut dua kepada wartawan, Minggu(22/11) kemarin. Deddi meminta, Panwaslu Basel dapat mengawasi jadwal kampanye pasangan calon. Kampanye dari pasangan calon perlu dikontrol agar suasana proses pelaksanaan tahapan Pilkada Basel bisa berjalan aman dan terkendali.
Dedi mengaku, adanya dugaan pasangan calon yang melakukan kampanye di luar jadwal tersebut sudah dilaporkan ke Panwaslu Basel. Hanya saja, kata Dedi, Panwaslu Basel meminta pelanggaran tersebut dibuat secara tertulis. “Memang kita belum secara resmi melaporkan ke panwaslu. Tapi kami sempat ke kantor panwas, namun saat itu tidak ada ditempat. Ini kami anggap panwas tidak tanggap dan tindak ada tindakan. Secara lisan kita sampaikan agar panwaslu dapat mengingatkan pasangan calon tersebut untuk tidak melakukan kampanye di luar jadwal yang sudah ditentukan,” sebutnya.
Hal serupa juga disampaikan Faisal. Selaku timses pasangan calon nomor urut satu, Faisal mendesak Panwaslu Basel untuk prosesional melakukan tindakan dugaan pelanggaran tersebut. “Kami juga sudah melaporkan langsung ke Panwaslu dan PPL. Kita minta saling menjaga sesuai dengan komitmen kesepakatan bersama,” terangnya.
Sementara dikonfirmasi, Ketua Panwaslu Basel Abdul Rahman belum dapat memberikan komentar terkait desakan timses pasangan calon.(bim)