Tindak Tegas Arena Ketangkasan yang Diduga Sarang Judi di Bangka Belitung

by -
Salah satu lokasi arena ketangkasan di kawasan Tanjungpandan
Salah satu lokasi arena ketangkasan di kawasan Tanjungpandan. Foto; Faizal/BE

belitongekspres.co.id, PANGKALPINANG – Keberanian pihak Kepolisian melalui Mabes Polri dan Polda Bangka Belitung (Babel) dalam mengungkapkan kasus-kasus perjudian di arena judi ketangkasan Green Zone yang berlokasi di jalan Achmad Rasyidi Hamzah RT 006 RW 002 Batu Intan, Girimaya, mendapat apresiasi dari salah satu anggota DPRD Provinsi Babel, Aksan Visyawan, dari PKS.

Pengungkapan ini menurutnya terbilang besar dan pada dasarnya sudah menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat. “Satu sisi kita apresiasi, namun di sisi lain masih banyak tugas Kepolisian dalam pengungkapan kasus serupa agar kesannya tidak sebatas seremonial belaka,” kata Aksan Visyawan.

Tugas lain dimaksud itu menurutnya mengungkap siapa pemilik modal pada arena-arena perjudian seperti ini. Selain itu juga arena perjudian seperti ini telah menjamur di seluruh Bangka Belitung maka harus ditindak tegas sama. Bila Polisi berani tentu efek jera dipastikan akan berdampak jangka panjang. Tidak hanya itu penilaian masyarakat kepada Polisi tidak setengah hati melainkan paripurna.

“Sudah kita ketahui bersama di seluruh Bangka Belitung marak sekali arena-arena judi seperti ini. Terkait siapa pemilik modal, tentu kita yakin Polisi sudah mengantonginya, terutama Polres dan Polsek setempat. Jadi harapanya bilamana Polisi berani menyentuh pemodal utamanya tentu masyarakat akan menilai Polisi bertindak tidak setengah hati melainkan total dalam memberantas penyakit masyarakat seperti ini,” ungkapnya.

Dia optimis, Kapolda Anang Syarif Hidayat merupakan Kapolda yang masih baru dan tentunya tidak ada beban dalam menindak tegas pemilik-pemilik modal arena perjudian. “Kita lihat prestasi awal bapak Kapolda besar sekali, ada penindakan penyelundupan miras skala besar baru-baru ini. Nah tentunya kita berharap juga pengungkapan atas arena judi ini juga dilakukan secara besar-besaran di seluruh Bangka Belitung. Dengan begitu, kita berharap agar munculnya arena-arena serupa dapat di pangkas demi masa depan masyarakat kita, terutama anak-anak sekolah,’’ tandasnya.

Dalam pengungkapan yang lalu, petugas mengamankan sebanyak 37 orang. Terdiri dari pihak penyelenggara sebanyak 13 orang terdiri seorang manajer Robby Wibowo dan Humas Reza. Seorang kasir, petugas penukar uang, wasit / penjaga meja dan petugas keamanan.
Selain itu sebanyak 16 orang pemain, 6 orang penonton, seorang pengurus Ruko dan office boy. “Jadi penggerbekan ini merupakan gabungan unit VC Dit Tipidum Bareskrim Polri, Dit Reskrimum Polda dan Babeldan Polres Pangkalpinang. Ini semua sebagai wujud sinergitas dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” kata Maladi.

Wahyudi mengatakan, barang bukti yang diamankan petugas yakni berupa: 8 unit mesin ketangkasan (3 Meja Tembak Ikan, 2 Mesin Safari, 1 Mesin Naga Sembur, 1 Mesin Gokong dan 1 Mesin Roulette). Uang tunai Rp 33.412.000 (dari Kasir, wasit dan pemain). “Kartu voucher sebanyak 325 buah, terdiri dari voucher 100 poin = 275 buah dan 500 poin = 50 buah. Tas selempang yang digunakan oleh wasit dan DVR CCTV,” terang Wahyudi.

Menariknya lagi, dalam proses penindakan ditemukan 2 paket sabu-sabu terhadap 2 orang penyelenggara. Salah satunya adalah humas Reza. “Sehingga atas temuan narkotika tersebut, 2 orang penyelenggara dilakukan proses penyidikan oleh Sat Res Narkoba Polres Pangkalpinang, yaitu terhadap humas dan petugas penukar uang,” ujarnya.

Pemiliknya Akan Dikembangkan

Ditambahkan oleh Wahyudi, saat ini penyidik Jatanras masih melakukan pengembangan. Untuk penetapan tersangka akan ditetapkan dalam waktu dekat. “Untuk sementara masih belum ditetapkan tersangka, karena masih mengumpulkan dan memperkuat bukti-bukti. Selain itu juga mengembangkan penanganan kasus,” ucap perwira dengan 2 melati di pundak.

Disinggung apakah penyidik berani menyentuh sang pemilik, menurutnya penyidik sedang mendalami ke arah situ. “Makanya bukti-bukti sedang kita kumpulkan terus. Bilamana sudah terkumpul dan kuat tentu kita segera tetapkan tersangka,” tandasnya. (eza)

Editor: Bardian