Tokoh Masyarakat SG Apresiasi KWB

by -

*Berikan Bantuan Kepada Pengurus Musholla

MERAWANG – Komunitas Wartawan Bangka (KWB) memberi bantuan kepada pengurus musholla Al Ikhlas yang berada di eks lokalisasi Sambung Giri. Bantuan berupa karpet, Al Quran, Iqro serta mic secara simbolis diberikan oleh Yudi Ardy Karya selaku ketua pelaksana kegiatan kepada pengurus musholla.
Kegiatan baksos dalam rangka HPN yang ke-37 ini dibuka secara simbolis oleh Penanggung Jawab kegiatan, Heru Thomas Sudrajat di kediaman Ketua RT eks lokalisasi Sambung Giri. Pada kesempatan tersebut, Heru Thomas Sudrajat selaku wartawan senior mengatakan, kegiatan dalam memperingati HPN ini dengan tema pers peduli. Kepedulian itu kata dia, dituangkan ke dalam kegiatan berbentuk sosial dengan cara memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
Selain itu juga, Heru berharap dengan kegiatan yang dilakukan ini dapat bermanfaat bagi orang banyak. “Jadi apa yang kami lakukan ini mungkin tidak ada apa-apanya. Tapi jangan lihat nilainya, namun lihat bentuknya. Inilah kepedulian kami terhadap sesama tanpa memang ras, suku dan agama,” ucapnya, kemarin (16/2).
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bangka. Drs Rustamsyah mengapresiasi apa yang dilakukan oleh KWB. “Kami dari pemerintah daerah menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kegiatan Komunitas Wartawan Bangka. Kegiatan ini memberikan nuansa baru. Kita sebagai manusia memiliki harkat dan martabat yang sama,” ungkap Rustamsyah. Rustamsyah juga menyambut baik dialog yang digelar dengan warga eks lokalisasi dengan Pemkab Bangka bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.
“Adanya mediasi kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan secara bertahap di tempat seperti ini. Bapak-bapak dan ibu-ibu bisa berbicara dengan kami dan kapolres. Sehingga kami bisa tahu, bisa saling berkomunikasi dan mengenal,” tambahnya. Menurutnya, dengan peringatan hari pers ini menunjukan silaturahmi, sehingga terjalin komunikasi yang antara masyarakat dengan pemerintah, pemerintah dengan pers begitu juga sebaliknya sehingga tidak akan berhasil tanpa peran serta semuanya. “Saya berharap kita bisa menjaga suasana kondusif membantu kapolres agar pikirannya menjadi enteng,” harapnya.
Pada kesempatan ini juga, Alex selaku Tokoh Masyarakat Sambung Giri menyampaikan terima kasih atas kepedulian wartawan memberikan bantuan untuk Mushola Al Ikhlas Sambung Giri. “Semoga wartawan bisa dimurahkan rezekinya dengan adanya sumbangan ini,” ungkap Alex. Alek  jugamenyampaikan terima kasih atas kedatangan Wakil Bupati Bangka Rustamsyah bersama pihak kepolisian serta pihak kejaksaan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan sesi tanya jawab antara para penghuni eks lokalisasi dengan para nara sumber yang hadir. Salah satu warga eks Lokalisasi yang bernama Yani bertanya kepada Kapolres Bangka terkait rasa ketakutan mereka saat melihat petugas kepolisian yang datang ke dalam eks lokalisasi. Lantaran belum pernah bertatap muka langsung dengan Kapolres, Yani juga mengaku atas aktifitas yang ada didalam eks lokalisasi itu memang salah. Untuk itu Yani berharap ada solusi atas aktifitas yang mereka jalankan.
Akan hal tersebut, Kapolres Bangka. AKBP I Bagus Rai Elryanto., SH., S.Ik menjelaskan, jika polisi mempunyai dua sisi yang mana sisi pertamanya sebagai pelindung serta sebagai alat negara. Jadi kepolisian yang melakukan penindakan sesuai dengan perintah undang-undang berdasarkan dengan pelanggaran yang ditemukan. “Kalau saya ditakuti ya terima kasih. Jadi begini bu, polisi itu satu sisi pelindung, pengayom masyarakat, satu sisi polisi itu alat negara. Jadi dua sisi ini memang polisi harus bisa melaksanakan kewajibannya sesuai dengan UU. Namun disini polisi bekerja menggunakan asas praduga tak bersalah. Jadi kalau ada yang diamankan di kantor polisi, orang itu baru disangkakan saja sehingga namanya tersangka. Jadi yang memutuskan orang itu bersalah atau tidak, itu bukan kewenangan kita, namun keputusan itu berada di Pengadilan,” jelas Kapolres.
Atas solusi yang diharapkan oleh para penghuni eks lokalisasi, Kapolres menegaskan itu bukan kewenangan pihaknya. Pasalnya, untuk hal tersebut kewenangannya berada di SKPD terkait serta pemerintah daerah setempat. Karena bagi kapolres, kepolisian hanya melakukan kewajibannya seperti yang tertera didalam UU.(rif)