Tom: DPRD Jangan jadi Tukang Cuci Piring

by -

MANGGAR – Sikap dan pernyataan Bupati Belitung Timur (Beltim) atas rencana pembangunan Marina yang tidak perlu dibicarakan bersama DPRD, ditanggapi dingin oleh ketua DPRD Beltim, Tom Haryono Harun.

Tom menganggap, kebijakan kepala daerah yang berhubungan langsung dengan hajat hidup masyarakat luas sewajarnya diketahui. Ini diperlukan untuk mengantisipasi pertanyaan yang muncul di masyarakat terkait rencana pembangunan Marina dan pendalaman alur.

“Alangkah eloknya kalau berkoordinasi dengan DPRD.┬áKalau ada media dan masyarakat yang mempertanyakan, kami mudah menjawabnya.┬áTidak ada salahnya koordinasi. Jangan nanti terjadi, kami jadi tukang cuci piring,” ujar Tom saat memimpin rapat dengar pendapat bersama Pemerintah daerah dan Wakasbangda, Senin (23/3) kemarin.

Menurut Tom, pihak legislatif tidak menginginkan ketika terjadi masalah, baru melibatkan DPRD. Padahal, rencana pembangunan Marina dan pendalaman alur tidak diketahui dan mendapat persetujuan apapun dari DPRD.

“Permasalahannya tidak pernah diajak bicara, sudah timbul masalah baru ngajak DPRD. Kami khawatir, ketika ada yang bertanya kami tidak bisa menjawab,” sebut Tom.

Sementara itu, Sekretaris daerah Kabupaten Beltim, Talafuddin dalam penjelasannya mengatakan, pembangunan Marina bukan rencana baru. Namun sudah direncanakan sejak tahun 2011.

“Tujuannya memajukan pariwisata Beltim. Dimana pada Sail Indonesia yaitu Sail Komodo dan Wakatobi lalu, seyogyanya banyak kapal tidak dapat masuk karena alur (dangkal, red) dan tidak ada pelabuhan,” jelas Sekda.

Berdasarkan pemikiran tersebut, lanjut Sekda, kemudian ada investor yang menawarkan diri untuk melakukan pendalaman alur. Mengingat besarnya biaya yang harus dikeluarkan jika melaksanakan pendalaman sendiri maka setelah dilakukan penilaian, investor dianggap layak.

“Kita nilai, mereka layak melakukan pengerukan alur. Dalam waktu bersamaan (mereka,red) sedang melakukan beberapa alur juga di Bangka,” ujar Sekda beralasan.

“Kita berterima kasih karena ada masukan-masukan atas pengerukan alur dan pembangunan Marina. Kemudian akan kita tindak lanjuti kembali bersama SKPD teknis terkait,” tandasnya.

Selain Sekda, dalam rapat dengar pendapat rencana pengerukan alur dan rencana pembangunan Marina di kolong Bandung, hadir sejumlah SKPD teknis. Diantaranya, Asisten II, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, Distamben, BLHD dan Bagian Ekonomi Pembangunan. Sedangkan dari pihak DPRD Beltim diwakili sejumlah anggota DPRD dari seluruh komisi. (feb)