Toni Irawan Jalani Sidang Perdana Kasus Reklamasi Pantai Air Saga

by -
Toni Irawan Jalani Sidang Perdana Kasus Reklamasi Pantai Air Saga
Toni Irawan saat berada di Kejaksaan Negeri Belitung, beberapa waktu lalu.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Tersangka kasus dugaan reklamasi pantai tanpa di kawasan Air Saga, Tanjungpandan, Belitung, Toni Irawan (TI) akan menjalani sidang perdana. Sidang perdana tersebut akan berlangsung di Pengadilan Negeri Tanjungpandan, Rabu (7/4) siang ini.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, beserta Penyidik Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Direktorat Jendral (Ditjen) Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), telah melimpahkan berkas dan tersangka (tahap dua), ke Kejaksaan Negeri Belitung, Kamis (18/2).

Setelah itu, Kejaksaan Negeri Belitung mendaftar Toni Irawan ke Pengadilan Negeri Tanjungpandan untuk segera disidangkan. Dalam sidang pembacaan dakwaan ini, rencananya akan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpandan Himelda Sidabalok.

Humas Pengadilan Negeri Tanjungpandan Imam Mualimin mengatakan, sidang perdana ini rencananya akan dilaksanakan siang hari. Kalaupun molor akan tetap dilakukan pada malam hari. “Hari ini rencananya ada pengawasan dari Pengadilan Tinggi maupun dari Mahkamah Agung. Meski begitu sidang tetap dilakukan,” kata Imam kepada Belitong Ekspres, kemarin.

Imam menjelaskan, dalam sidang perdana nanti akan mengagendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Belitung. “Sementara konfirmasi dari kami, sidang hanya mengagendakan pembacaan dakwaan dari jaksa,” pungkasnya.

Sementara itu, JPU Kejaksaan Negeri Belitung Jaksa Tri Agung Santoso yang menangani perkara ini mengatakan, dirinya siap untuk menghadapi sidang tersebut. “Kita sudah mendaftarkan Toni untuk segera disidangkan. Rencananya memang besok (hari ini,red) akan disidangkan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Direktorat Jendral (Ditjen) Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), telah menahan TI (48) terkait kasus perusakan lingkungan hidup di Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Dia ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan perusakan mangrove dan reklamasi pantai tanpa izin di Desa Air Saga dan Kelurahan Tanjungpendam, Kecamatan Tanjungpandan. Penetapan tersangka oleh Penyidik LHK berdasarkan alat bukti yang cukup terkait tindak pidana perusakan lingkungan dan kegiatan tanpa izin.

TI ditetapkan sebagai tersangka dari pengembangan kasus reklamasi pantai tanpa izin dan perusakan lingkungan yang disegel oleh tiga Kementerian tahun 2019 lalu. Yaitu PPNS KLHK, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Penyidik LHK Ditjen Gakkum KLHK sebelumnya, sudah memeriksa beberapa saksi, antara lain pemilik hotel di sekitar pantai Desa Air Saga, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung.

Selain itu juga Kantor Pertanahan Kabupaten Belitung, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Babel, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Babel, masyarakat Desa Air Saga, dan pakar hukum serta ahli Ekologi Hutan Mangrove.

Selain penahanan TI, Penyidik LHK Ditjen Gakkum KLHK juga telah menetapkan PT. PAN dan PT. BMMI selaku pemilik hotel menjadi tersangka korporasi perusakan lingkungan akibat Reklamasi Pantai di Desa Air Saga dan Kelurahan Tanjungpendam, Kecamatan Tanjungpandan. (kin)