TPS Samping DSP Mulai Dikeluhkan

by -

//Keluarkan Aroma Bau yang Tak Sedap

TANJUNGPANDAN – Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di samping pagar kolam Pemandian Dayang Seri Pinai (DSP) kini mulai dikeluhkan. Pasalnya kehadiran TPS di lokasi mengeluarkan aroma bau yang tak sedap. Tentunya hal ini akan membuat para pengunjung merasa terganggu.
Padahal tempat pamandian itu, selalu ramai dikunjungi masyarakat. Baik di hari-hari biasa maupun saat-saat liburan. Tolak ukurnya dapat dibuktikan lewat capaian retribusi pendapatan asli daerah (PAD) dari karcis masuk yang dihasilkan.
Misalnya tahun 2016 lalu, berdasarkan data pengelola retribusi yang dihasilkan pemandian DSP melampaui target. Dari target yang dipatok tahun kemarin sebesar Rp 84 Juta, pihak pengelola berhasil mengumpulkan uang karcis berjumlah Rp 86,7 Juta. Jumlah itu tentunya melebihi dari target yang dipatok.
Berbicara soal Pemandian DSP, sebetulnya kehadiran kolam tersebut saat ini sangat dibutuhkan. Sebab fasilitas itu tak hanya digunakan oleh masyarakat, terutama orangtua untuk membawa anak-anaknya bermain. Tetapi juga sebagai salah satu sarana olahraga renang yang biasanya sering digunakan atlit berlatih.
Pantauan Belitong Ekspres Jum’at (1/9) pekan lalu sekitar pukul 17.19 WIB, sampah di lokasi itu terlihat menumpuk. Malah tak sedikit yang berceceran ke bahu jalan. Meski kabarnya setiap hari dibersihkan oleh Petugas Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung. Namun tetap saja masih nampak berantakan.
Ditambah lagi TPS itu tidak ada penutup dan daya tampungnya juga tidak terlalu besar. Tentu akan menimbulkan aroma yang kurang sedap di sekitar lokasi itu. Sampahnya akan berterbangan kemana-mana.(wan)