Tunjangan BPD, Wajibkan Dibayarkan Setiap Bulan

by -
Tunjangan BPD, Wajibkan Dibayarkan Setiap Bulan
Kabid PMD DPPKBPMD Kabupaten Belitung, Antonio Afriza.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) Kabupaten Belitung Antonio Afriza menegaskan tunjangan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) wajibkan dibayarkan setiap bulan.

Maka dari itu, pihaknya tidak habis pikir, bahkan sampai geleng-geleng kepala mengetahui masih ada Pemerintahan Desa (Pemdes) yang menunggak untuk membayarkan tunjangan kepada para perangkat atau BPD tersebut

“Pemerintah Desa, di haruskankan bahkan wajib untuk membayarkan tunjangan BPD maupun perangkat lainnya pada setiap bulannya. Karena itu memang hak mereka, Kecuali jika memang anggaran tidak ada,” katanya kepada Belitong Ekspres, Senin (27/7) kemarin.

Dijelaskannya, Kepala Desa (Kades) memerintahkan Kaur atau Kasi untuk menyusun DPA. Kemudian diverifikasi oleh Sekertaris Desa (Sekdes) setelah itu diserahkan ke Kaur Keuangan untuk menyusun Rencana Anggaran Kas (RAK) Desa.

Ditambahkannya, gaji atau tunjangan BPD sama dengan penghasilan tetap (Siltap). Oleh sebab itu, setelah Kaur Keuangan menyusun (RAK) dan telah ditetapkan di APBDes, maka penarikan bisa dilakukan setiap bulanya untuk pembayaran tunjangan perangkat dan BPD.

“Kalau ada keterlambatan bisa dilihat di RAKnya. Tunjangan dan Siltap tetap ada alokasinya perbulan dan itu harus. Kalau Desa cair tetapi tunjangan untuk BPD-nya tidak cair itu sangat lucu dan aneh,” katanya sembari menggeleng kepala.

Oleh karena itu kata Antonio, masing-masing Pelaksana Kegiatan (PK) di desa sudah tahu kegiatan mereka termasuk di Siltap dan tunjangan. Jadi tidak harus menunggu dari BPD untuk pengajuan pencarian, tetapi hal tersebut merupakan inisiatif dari Pemerintah Desa itu sendiri.

“Sejauh ini yang melapor secara langsung belum ada. Terkait adanya laporan ini, nanti saya akan kordinasi dengan Desa yang bersangkutan kenapa bisa terlambat kalau tidak sesuai dengan RAK yang mereka susun kita akan berikan pembinaan lebih lanjut,” tutup Antonio. (rez)