Turnamen Belitong League Dimulai

by -

*Pertandingan Perdanan, PPC Desa Terong Tekuk Porpasi Sijuk, 1-0

fto A. pemain Porpasi (biru muda) saat berebt bola dengan pemain PPC (Biru)

Pemain Porpasi (biru muda) saat berebut bola dengan pemain PPC (Biru).

SIJUK- Ratusan masyarakat Kecamatan Sijuk berbondong-bondong datang untuk menyaksikan pembukaan turnamen sepakbola terbesar di Kabupaten Belitung yakni Belitong League. Turnamen ini mulai digelar di Lapangan Ishora Jalan Manunggal Sijuk, Jumat (6/11) kemarin.

Acara pembukaan dihadiri Jajaran Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belitung, di antaranya Sugianto dan Subagyo. Selain itu, juga hadir Ketua Badan Narkotika Nasional Kabupaten Belitung Jumdi dan Kapolsek Sijuk AKP Kaya Simatupang.

Pertandingan perdana dalam turnamen ini, mempertemukan tim kesebelasan PPC Desa Terong vs Porpasi Sijuk. Skor akhir dipertandingan ini 1-0 dimenangkan PPC Terong melalui titik penalti tendangan pemain nomor punggung 24 Maman, pada menit 79 babak ke dua.

Babak pertama pertandingan dimulai, PPC Terong langsung mengempur pertahanan Porpasi, namun peluang-peluang tersebut gagal menjadi gol berkat penyelamatan yang dilakukan oleh penjaga gawang Porpasi Dio. Di pertandingan babak pertama, PPC lebih mendominasi pertandingan. Namun, hingga turun minum skor tidak berubah.

Memasuki babak kedua, masing-masing tim bermain terbuka di menit-menit awal. Memasuki pertengangan, PPC kembali mendominasi pertandingan. Serangan demi serangan gencar dilakukan Tim Kebanggaan warga Terong ini.

Namun, berkat penampilan cemerlang penjaga gawang Porpasi Dio, membuat jajaran striker dan lini tengah pemain PPC frustasi. Bahkan, ratusan pasang mata yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan ini dibuat melongo oleh penampilan Dio, yang saat itu bermain sangat cemerlang.

Namun, sayangnya keperawanan penjaga gawang asal Sijuk ini pecah, saat pemain belakang Porpasi menyentuh bola di area terlarang, pada menit ke 79. Akhirnya wasit Tabrani asal Tanjungpandan, memberikan hadiah pinalti kepada  PPC Terong.

Maman yang ditunjuk sebagai eksekutor akhirnya berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan kaki kanannya berhasil menerobos jala gawang Porpasi Terong. Skorpun berubah menjadi 1-0. Hingga wasit meniup peluit panjang babak kedua skor tidak berubah.

Ketua Panitia dan Pengagas turnamen ini Nico mengatakan, adanya kompetisi tersebut sebagai obat rindu bagi pencinta sepakbola di Indonesia khususnya Belitung. Sebab, masyarakat ingin menyaksikan hiburan yang sangat murah namun berkesan, yakni sepakbola.

“Ada enam tim akan berlaga dalam turnamen ini. Masing-masing tim adalah PS Portugar, Porsipas Tanjung Rusa, PPC Terong, Porpasi Sijuk, TP Putra Calamoa dan Ishora Sijuk. Format dalam pertandingan ini adalah setengah kompetisi,” ujar Nico.

Dirinya berharap, dengan adanya turnamen ini akan muncul bibit baru dalam sepakbola Belitung. “Sehingga, mereka akan membawa nama baik Belitung di Sepakbola Nasional,”pungkasnya. (kin)