Turnamen Mancing de Belitong, Panitia Siapkan Total Hadiah Rp 225 Juta

by -
Turnamen Mancing de Belitong, Panitia Siapkan Total Hadiah Rp 225 Juta
Ade Winarko Ketua Panitia pelaksana Mancing de Belitong

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Turnamen Mancing de Belitong (MdB) tahun 2021 kembali digelar pada tanggal 26 sampai 28 Maret mendatang di Pulau Seliu, Kecamatan Membalong. Adapun total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp 225.000.000.

Ketua Panitia pelaksana MdB Ade Winarno mengatakan, setelah sukses menyelenggarakan event Mancing de Belitong tahun 2016, 2017 dan 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung kembali menggelar event yang sama tahun ini.

“Turnamen Sport Fishing MdB 2021 ini sudah keempat kalinya yang digelar Dinas Perikanan Kabupaten Belitung. MdB tahun 2021 ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 sampai 28 Maret, di Pulau Seliu Kecamatan Membalong,” kata Ade kepada Belitong Ekspres, Kamis (4/3).

Dijelaskannya, Pulau Seliu sebagai base turnamen event MdB kali ini akan melibatkan 60 tim atau sekitar 300 pemancing yang berasal dari lokal maupun dari luar daerah Belitung. Terdiri dari 50 peserta reguler lokal sedangkan dari luar Belitung 10 tim undangan. Mulai dari Bali, Bandung, Jakarta, Manado, Makassar, Surabaya dan Bekasi.

Adapun fasilitas yang disiapkan oleh panitia yakni pendaftaran gratis, home stay, konsumsi dan kapal untuk tim undangan. Selain itu, untuk mengoptimalkan pelayanan kepada tim undangan, pihak panitia menyediakan transportasi dari bandara ke base turnamen pulang pergi. “Total hadiah MdB pada tahun ini mencapai Rp 225.000.000 dengan kategori jackport ikan Tenggiri dan ikan Kuwe,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kategori berat ada juara I, II dan III, kemudian ada kategori spesies yakni untuk ikan Tenggiri, Kuwe dan Baracuda. Selain itu ada kategori kapten terbaik serta hadiah hiburan.

Pendaftaran tim peserta dilakukan secara online dan bisa di akses di www.mdb.belitung.id. “Pada acara pembukaan akan dilakukan spesial event yakni pelepasan tukik dan kegiatan Festival Desa Wisata Kecamatan Membalong,” sebutnya.

Kata Ade, pelepasan tukik tersebut bertujuan untuk melestarikan dan mengajak masyarakat dalam upaya pengelolaan Penyu secara bijaksana, sekaligus memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem laut.

Sedangkan kegiatan Festival Desa Wisata merupakan acara pendukung yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Seliu, dengan tujuan mengangkat potensi desa pulau Seliu sebagai destinasi wisata bahari.

Ditambahkannya, kelebihan event MdB dari event-event lainnya adalah keterlibatan pemancing dalam berinteraksi langsung di lingkungan masyarakat. Sehingga diharapkan dapat menumbuhkan chemistry (ketertarikan) diantara kedua belah pihak.

“Tidak menutup kemungkinan dengan strategi ini diharapkan promosi wisata “ayo mancing ke Seliu” menjadi trending dan berdampak positif dengan meningkatnya perekonomian masyarakat setempat,” tutupnya. (rez)