Untuk Kemajuan Pembangunan Kabupaten Bateng

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

KOBA – Sebagai salah satu bentuk kepedulian IPDN akan pentingnya ilmu pengetahuan bagi generasi penerus bangsa, para Nindya Praja IPDN memberikan motivasi belajar kepada ratusan siswa tingkat SMP dan SMA/MA se Bangka Tengah (Bateng). Tak hanya itu, keberadaan para nindya praja juga dalam meningkatkan pengetahuan perangkat desa untuk disiplin dan tertib administrasi serta melakukan sejumlah pengkajian yang bermanfaat bagi kemajuan Bateng kedepannya.

Dalam hal ini selaku leading sektor penerimaan siswa IPDN yang melakukan praktek lapangan atau nindya praja atau Kuliah Kerja Nyata di Bateng selama 29 hari ini, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bateng, Desiwantara mengatakan, bahwa tujuan utama pihak IPDN tersebut untuk bepartisipasi dan berperan serta dalam pembangunan di Kabupaten Bateng mulai dari sektor peningkatan administrasi desa hingga pendidikan. “Tujuan siswa IPDN di Kabupaten Bateng ini untuk berpartisipasi meningkatkan mutu pendidikan pelajar melalui kegiatan motivasi pentingnya pendidikan di setiap Kecamatan se Bateng, dengan mendatangi sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar menghindari narkoba, pergaulan bebas hingga pernikahan dini,” ujar Desiwantara kepada RB di ruang kerjanya, Rabu (8/4) kemarin.

Baca Juga:  IKT Timah Datangi DPRD Babel: Kami Ingin IUP Tetap Utuh!

Saelanjutnya, para siswa IPDN tersebut juga praktek lapangan yang tersebar di setiap Kecamatan se Bateng guna membantu Pemerintahan Desa agar lebih efektif dan lebih mengerti dalam hal administrasi desa. “Selain ke desa dan sekolah-sekolah,  untuk praktek nindya praja di 5 SKPD di lingkup Pemda Bateng, siswa IPDN membantu melakukan pengkajian program kerja setiap SKPD sesuai bidangnya,” imbuhnya.

Untuk diketahui bahwa dalam praktek lapangan tahun 2015 ini, IPDN baru kali ini mengutus siswa ke luar dari Jawa Barat dan memilih Kabupaten Bateng setelah 2013 lalu di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Hal itu beralasan, bahwa Kabupaten Bateng merupakan salah satu daerah yang sudah maju sehingga dituntut untuk dapat lebih maju lagi kedepannya. “Selain itu, Pemda Bateng pun sudah melakukan MoU kerjasama sejak jauh hari selain sudah melakukan banyak komunikasi. Bahkan pada satu kesempatan, Bupati Bateng H. Erzaldi Rosman pun pernah menjadi motivator dan Inspektur Upacara di IPDN,” ungkap Desiwantara.

Baca Juga:  Mantan Kapolda Babel Meninggal Saat Pantau Hasil Pemilu 2019

Lebih lanjut diungkapkan Desiwantara, bahwa praktek lapangan para nindya praja di Kabupaten Bateng ini adalah selama satu bulan, tepatnya sejak tanggal 16 Maret hingga 14 April 2015. Desiwantara pun sangat optimis, jika peran serta siswa IPDN akan berdampak baik bagi kemajuan dan pembangunan Bateng kedepannya seusai dengan tujuan pokok dalam praktek lapangan para nindya praja IPDN tersebut. “Jumlah siswa IPDN praktek lapangan di Bateng ada sebanyak 250 orang yang tersebar di 20 desa di setiap Kecamatan se Bateng berdasarkan usulan pihak Kecamatan, selanjutnya juga di 5 SKPD yakni di BPMPD, Bappeda, BKD, BP3A KB dan Disdukcapil yang kesemuanya berhubungan dengan pemerintahan, pendidikan, desa dan kependudukan,” tandas Desiwantara. (and)

Tags:
author

Author: