Usai Di-launching, Wabup Borong 20 buku

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

//Buku Seroja Aik Rembikang, Seri Kedua Buku Lima Penjuru Angin

foto A- buku serjoa aik rembikang

banner 1200x200

Foto A: ade sahputra/be
Wakil Bupati Erewandi A Rani saat menyerhakan buku kepada sejumlah anak.

TANJUNGPANDAN-Buku Lima Penjuru Angin melaunching seri kedua buku Seroja Aik Rembikang. Launching buku sebanyak 389 halaman ini dilakukan dalam sebuah acara sederhana, di tepi danau di Aik Rembikang, Minggu (12/4) kemarin.
Fithrorozi sang penggagas mengatakan, seri kedua ini terbit setelah mengeluarkan seri pertama di SDN 37 Tanjungpandan. Buku ini pun tidak lepas dari dukungan dari SD 37 Tanjungpandan. Karena hasil penjualn buku sebelumnya untuk membiayai buku ini.
Sementara penjualan buku ini nantinya akan digunakan untuk membiayai pembuatan buku seri ketiga Menapak Jejak SDN 24 Membalong. Buku kedua ini kata Fitro, sedikit berbeda dari seri pertama. Yang kedua lebih menjelaskan bagaimana anak sang penulis bercerita berinteraksi dengan alam tempat tinggalnya.
“Buku disana (edisi pertama) lebih banyak berhubungan dengan orang, kalau disini isunya bermain di air, tradisional, dan alam sebagai inspirasi,” kata dia.

Baca Juga:  Mega Proyek Embung Belitung Rp 123 Miliar Resmi Dilaporkan ke KPK

Misal salah satu judul yang dimuat “Nungguan Musim Timur. Judul ini menjelaskan bahwa melihat dan menunggu angin timur itu penting.
Kades Aik Seruk Sukardi mengatakan bangga dan terharu atas penerbitan buku ini. Ia mengira selama ini tidak ada potensi seni di desanya, tapi ternyata ada. “Saya ucap terimakasih kepada pihak yang membimbing. Bukan selama ini tidak peduli tapi selama ini saya tidak tahu. Seni telah ada di desa kita sepertinya kurang diperhatikan,” kata dia.
Wakil Bupati Belitung Erwandi A Rani yang hadir pada launching langsung memborong 20 buku. Buku ini akan disumbangkan ke beberapa sekolah di Kecamatan Sijuk.  “Buku ini harus dibeli untuk mendukung agar sekolah lain bisa seperti ini (kisah dalam buku,Red),” kata dia.
Ia sangat mendukung kegiatan ini. Karena setelah melihat hasil tulisan ternyata layak. “Potensi ini, mereka berkarya dan segala bentuk karyanya, ini harus dihargai sebagai sebuah potensi,” pungkasnya. (ade)

Baca Juga:  Wabup: Jangan Korbankan Keselamatan Kita dengan Bernegosiasi Rupiah

Foto : Erwandi saat menerima simbolis buku Seroja Aik Rembikang dari salah satu penulis

Tags:
author

Author: