Vaksin Sinovac Tiba di Belitung, Tahap Pertama untuk Vaksinasi 1.494 Nakes

by -
Vaksin Sinovac Tiba di Belitung, Tahap Pertama untuk Vaksinasi 1.494 Nakes
Jajaran Polres Belitung, Brimob, TNI AU, Kodim, melakukan pengawalan Vaksin Sinovac dari bandara hingga tiba di  Gudang Parmasi Dinkes Belitung, Kamis (14/1).

 

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Vaksin Sinovac sebanyak 1960 dosis sudah berada di Pulau Belitung, Kamis (14/1). Vaksin dari Pangkalpinang itu, diangkut menggunakan maskapai Nam Air tiba di Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin pukul 12.45 WIB.

Kemudian vaksin yang dikemas secara khusus dibawa menggunakan mobil plat BN 8080 WZ dengan pengawalan ketat oleh TNI dan Polri menuju Gudang Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Belitung dan tiba pukul 13:20 WIB.

“Pengamanan dari Bandara hingga Gudang Parmasi Dinkes Belitung, sekitar 20 orang terdiri dari Polres Belitung, Brimob, TNI AU, Kodim,” kata Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiyono kepada Belitong Ekspres.

Kata Ari, pengamanan akan tetap dilakukan, jangan sampai vaksin tersebut tertukar atau hilang dan lain sebagainya. “Kita (Polres Belitung) akan tugaskan sekitar 2 personil, dan bersama-sama dengan yang lain, untuk bertugas di Gudang Farmasi Dinkes Belitung ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang P2P Dinkes Belitung, Joko Sarjono membenarkan jumlah vaksin yang diterimah oleh dinas kesehatan sebanyak 1960 dosis.

Menurut dia, penerima vaksin terlebih dahulu untuk seluruh tenaga kesehatan berasal dari pemerintah maupun swasta. “Vaksin disimpan di dalam refrigerator atau lemari pendingin dengan suhu dua sampai delapan derajat celcius,” terangnya.

Joko menjelaskan 1.960 dosis vaksin sinovac yang baru tiba tersebut merupakan pengiriman tahap pertama yang nantinya akan disuntikkan kepada Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Kabupaten Belitung.

Para tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten yang nantinya menjadi penerima vaksin Covid-19 sebelumnya akan mendapatkan SMS blast. Setelah menerima sms itu, mereka harus registrasi ulang, selanjutnya diberi e-tiket.

Baru kemudian kata Joko para nakes dapat nomor yang untuk vaksin, lalu dicatat BPJS Kesehatan dan akan dilayani oleh vaksinator dalam kegiatan vaksinasi.

“Nanti di SMS “blast” tersebut tercantum kapan mereka disuntik vaksin dan di mana lokasinya, apakah RSUD atau puskesmas semua tercantum di sana,” beber Joko.

Dia menambahkan, ada 11 tempat yang nantinya akan menjadi lokasi penyuntikan vaksin Covid-19 mulai dari RSUD, Puskesmas dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Lantas, ada 1.494 tenaga kesehatan dan non tenaga kesehatan yang akan divaksin Covid-19 tahap pertama itu. “Dan masing-masing orang nantinya akan menerima dua dosis vaksin Covid-19 penyuntikan kedua akan dilakukan setelah 15 hari dari penyuntikan pertama,” terangnya.

Ia melanjutkan, tahapan penyuntikan vaksin nanti, ada 4 meja. Yaitu meja pertama pendaftaran, meja kedua screaning, pengecekan kesehatan dan pengisian kuisioner, meja ketiga vaksin dan meja keempat untuk masa tunggu kalau ada kejadian pasca imunisasi sekitar 30 menit.

“Mereka (penerimah vaksin) akan disiapkan 1 ruangan, untuk mengamati kejadian ikutan pascas imunisasi,” tukas Joko.

Sementara itu, Kepala Loka POM Belitung Singgih Prabowo Adi mengatakan mereka mengawal dan memastikan vaksin itu sudah disimpan dengan kondisi yang disyaratkan yakni dua hingga delapan derajat celcius.

“Tadi sudah sesuai, mulai diturunkan dengan kondisi yang baik suhunya, sampai masuk kedalam ruangan yang steril, dan ada petugas yang melakukan “unboxing” dan dimasukan ke “chiller”,” sebut Singgih Prabowo Adi. (dod)