Veri Yadi: 5 Warisan Geologi Dunia Modal Kuat Bagi Belitong Menjadi UGGp

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

Veri Yadi sedang mengecek Batu Gamping di Geosite Lava Bantal Siantu.

Perjuangan Veri Yadi, sang Konsultan Geopark Belitung belum usai untuk mewujudkan Negeri Laksar Pelangi sebagai destinasi pariwisata dunia. Satu-satunya jalan untuk mencapai itu adalah dengan mendapatkan pengakuan dari UNESCO Global Geopark (UGGp).

banner 1200x200

Yudiansyah: Belitong Ekspres

SEBAGAI langkah awal upaya meraih status Unesco Global Geopark, Badan Pengelola (BP) Geopark Nasional Belitung melakukan seminar. Seminar Nasional Geopark Belitung Menuju Smart Tourism, berlangsung di Swiss-Belresort Tanjung Binga, pada 29 Januari 2019 lalu.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya dan Veri Yadi hadir sebagai pembicara dalam seminar nasional tersebut. Sama seperti yang diungkapkan Menpar, kata Veri tak ada pilihan lain Belitung harus meraih Label UGGp. Belitung yang telah dimasukkan dalam program 10 Bali Baru harus siap untuk Go International.

Baca Juga:  Status Geopark Belum Jelas, Bupati Beltim Angkat Bicara

Menurut Veri, ada tiga poin yang wajib dilakukan dalam membangun pariwisata Belitung supaya diakui dunia Internasional. Ketiga poin itu adalah 3 A. Yakni, Atraksi yang dihadirkan ditempat wisata berkelas dunia, Akses sarana dan infrastruktur yang memenuhi standar Internasional. Selain itu, Amenitas sebagai sarana pendukung wisatawan selama mengunjungi destinasi wisata yang juga harus berkelas Internasional.

UGGp kata Veri, dibentuk pada tahun 2015 berdasarkan usulan 195 negara anggota pada konferensi organisasi UNESCO ke-38. Label baru UGGp menekankan suatu kawasan yang memiliki nilai warisan geologi secara Internasional. UGGp memberikan keterkaitan yang erat antara warisan geologi, biologi, dan budaya, serta adanya unsur edukasi dan konservasi terhadap warisan tersebut.

Baca Juga:  Status Geopark Belum Jelas, Bupati Beltim Angkat Bicara

“Warisan tersebut tentu akan memberikan kebanggaan terhadap masyarakat lokal serta akan memberikan dampak ekonomi melalui rekreasi (UNESCO, 2016),” kata Veri yang saat ini sedang mengambil S3 Geologi di University of the Witwatersrand, Johannesburg, South Africa.

Dalam paparannya di Seminar Nasional Geopark Belitung Menuju Smart Tourism, Menpar ujar Veri menyebutkan kunjungan wisatawan ke Belitong tahun 2018 sebanyak kurang lebih 500 ribu. Di mana wisatawan mancanegara (wisman) berjumlah 15 ribu orang saja.

Melihat jumlah wisman yang relatif masih sedikit dengan ada penerbangan Internasional saat ini, maka Belitong kata Veri harus mempunyai brand yang bisa dilirik oleh wisatawan mancanegara. Untuk itu dia kembali menyarankan bahwa cara satu – satunya bagi Belitong masuk dalam percaturan destinasi wisata kelas dunia adalah menjadikan Belitong sebagai UGGp.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply