Video: Basarnas Kepulauan Belitung Latih 15 Warga Desa Baru Jadi Penjaga Pantai

by -
Basarnas Kepulauan Belitung Latih 15 Warga Desa Baru Jadi Penjaga Pantai
Kegiatan pelatihan dasar teknik pertolongan dan penyelamatan oleh Basarnas Kepulauan Belitung, Senin (13/1/2020). Foto:ISTIMEWA

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Sebanyak 15 orang dari Karang Taruna dan masyarakat Desa Baru dilatih oleh Tim Basarnas Kepulauan Belitung. Latihan yang akan digelar selama 5 hari, 13 hingga 18 Januari 2020, sebagai persiapan untuk menjadi penjaga pantai wisata (life guard). Demikian diungkapkan Sekretaris Desa Baru, Sumainah saat ditemui belitongekspres.co.id, Senin (13/1/2020).

Persiapan diawali dengan pelatihan dasar teknik pertolongan dan penyelamatan yang diinisiasi Pemdes Baru bekerjasama dengan Basarnas Kepulauan Belitung.

Basarnas Kepulauan Belitung Latih 15 Warga Desa Baru Jadi Penjaga Pantai - 3
Kegiatan pelatihan dasar teknik pertolongan dan penyelamatan oleh Basarnas Kepulauan Belitung, Senin (13/1/2020). Foto:ISTIMEWA

Komandan pos Basarnas Belitung, Rahmatullah Hasyim, melalui Dantim Rescue Pos SAR Belitung, Fernandus, mengatakan, pelatihan yang diberikan meliputi teknik penyelamatan dan pertolongan. Apabila ada wisatawan yang tenggelam atau ada masalah saat berwisata di pantai menara, para lifeguard ini dibekali teknik CPR.

“Apabila korban henti nafas dan henti jantung. Selain itu diberikan pula teknik sea survival dan pengoperasian wahana-wahana permainan air seperti banana boat jet sky dan lain-lain,” terangnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Beltim Sayono mewakili Bupati Beltim, menyatakan, kegiatan pelatihan penjaga pantai merupakan bagian pengembangan sumber daya yang harus terpenuhi. Menurutnya sebuah destinasi wisata yang baik tentu bukan hanya sarana prasarana fisik tetapi sarana pendukung juga harus disiapkan.

“Dengan komitmen dan kualitas SDM yang kompeten akan terbangun desa wisata yang diharapkan mampu bersaing dengan daerah lain,” kata Sayono. (rel/msi)

Editor: Subrata