Video: Lama Antri di Pelabuhan Tanjungpandan, Harusnya Kapal LPG Diproritaskan

by -
Lama Antri di Pelabuhan Tanjungpandan, Harusnya Kapal LPG Diproritaskan
Proses bongkar LPG 3 Kg di Pelabuhan Tanjungpandan, Rabu (17/2) kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Sebanyak 5000 tabung LPG ukuran 3 Kg yang dikirim dari Bangka sudah tiba di Pelabuhan Tanjungpandan, Belitung, Selasa (16/2). Namun, sayangnya gas bersubsidi ini baru bisa bongkar muat, Rabu (17/2).

Kondisi lamanya proses bongkar di Pelabuhan PT Pelindo II Cabang Tanjungpandan itu, dikeluhkan Kapten Kapal Motor (KM) Mandiri 10, H Sapri. Kapal pengangkut LPG yang tiba Selasa (16/2) sore, baru bisa bersandar sekitar pukul 20.00 WIB.

“Kita kemarin belum bisa bersandar karena kapal besar terlalu banyak, harus ngantri. Sehingga kapal yang berukuran lebih kecil tidak memiliki tempat untuk sandaran kapal,” kata H Sapri kepada Belitong Ekspres, kemarin

Karenanya, dia berharap kepada pihak PT Pelindo II Tanjungpandan agar kapal pembawa LPG 3 Kg ini diprioritaskan. Sebab, gas tersebut merupakan kebutuhan masyarakat. Apalagi beberapa hari lalu, terjadi kelangkaan LPG.

“Kami berharap agar pihak PT Pelindo II lebih mementingkan kapal kami. Sehingga ribuan gas elpiji ini bisa segera didistribusikan kepada masyarakat Belitung,” harap pria yang akrab disapa Daeng itu.

Daeng menambahkan, kapalnya membawa ribuan LPG dari Pangkalpinang ke Tanjungpandan sejak beberapa hari lalu. Selama dalam perjalanan tidak ada kendala apapun dan dia pun bersyukur akhirnya kapal bisa bersandar. “Total keseluruhan sekitar lima ribu tabung. Atau 5 LO lebih, gas ini milik agen di Belitung,” tukasnya.

Pelindo Tak Persulit Kapal Bersandar

Sementara itu, General Manager PT Pelindo 2 Ade Afandi mengatakan, pihaknya tidak pernah mempersulit kapal yang akan bersandar di Pelabuhan Tanjungpandan. Selama ini pelabuhan selalu memprioritaskan kapal pengangkut bahan pokok. Seperti sembako dan gas. Terutama LPG, meskipun kondisi pelabuhan penuh tetap diutamakan.

“Di Pelabuhan Tanjungpandan bisa menampung kurang lebih sebelas kapal berukuran besar. Jika kapal pengangkut LPG datang, kita akan menyuruh kapal lain bergeser,” kata Ade kepada Belitong Ekspres.

Kata dia, KM Mandiri 10 masuk sekitar Pukul 19.00 WIB. Lalu mereka bongkar muat LPG. Bahkan berdasarkan data manives sejak siang hari kemarin, barang yang sudah keluar ada sebanyak 730 tabung.

“Untuk KM Mandiri membawa sekitar 5 LO. Namun yang sudah keluar 730 tabung. Ada juga KM Selpiana dia sudah bongkar sebanyak 2.800 tabung. “Hari ini (kemarin) ada dua kapal pengangkut LPG melakukan bongkar muat. Pertama KM Selpiana dan KM Mandiri. Intinya tidak ada kendala dalam pengangkutan,” pungkasnya. (kin)