Wabup Ajak Masyarakat Munculkan Pertanyaan untuk Antisipasi Bencana

by -
Wabup Ajak Masyarakat Munculkan Pertanyaan untuk Antisipasi Bencana
Wabup Ajak Masyarakat Munculkan Pertanyaan untuk Antisipasi Bencana
Wakil Bupati Beltim Burhanudin menyerahkan piagam penghargaan kepada salah seorang anggota BPBD Beltim.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Bencana bisa datang kapan saja dan dimana saja. Meski demikian perlu sikap mengantisipasi bencana, baik pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana. Antisipasi yang harus dilakukan adalah memunculkan kalimat-kalimat tanya tentang apa, bagaimana dan kenapa.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Beltim Burhanudin saat membuka kegiatan pembekalan tentang penanggulangan bencana bagi aparatur daerah, pemerintahan Desa dan masyarakat, Kamis (14/11) kemarin di Fega Resto Manggar. “Belajar kejadian banjir besar di Kabupaten Beltim tahun 2017, maka pencegahan dimulai dengan kalimat tanya dalam rangka menyiapkan kita menghadapi masalah,” ujarnya.

Wabup Beltim yang akrab disapa Aan mengajak aparatur desa mulai berfikir konstruktif untuk melakukan identifikasi. Upaya pencegahan menjadi penting agar muncul sikap kesiapsiagaan ketika bencana datang.

“Kalau kita mencoba pencegahan, maka pencegahan harus dimulai dengan kalimat-kalimat tanya. Apa yang harus dilakukan jika bencana muncul, apa yang harus dilakukan sebelum bencana muncul, apakah masyarakat kita siap menghadapi bencana bila itu datang tiba-tiba. Terus bagaimana, bagaimana selanjutnya. Itu pertanyaan hatus kita buat dalam rangka untuk mengatasi kesiapan menghadapi bencana yang ada,” bebernya.

Soal bencana di Kabupaten Beltim, Wabup mengajak aparatur Desa berpikir luas. Menurutnya, bencana tidak bisa diprediksi namun bisa diantisipasi. “Ingat Beltim, yang kita kenal bencananya banjir dan angin puting beliung, tapi akan lebih dahysat bencana kebakaran yang membuat kita pontang panting saat kemarau. Karena itu saya minta aparatur yang hadir, mudah-mudahan pertemuan hari ini bisa ditindaklanjuti bapak ibu sekalian di desa masing-masing,” harap Wabup.

Wabup juga melihat saat ini hampir seluruh desa mulai bergerak mengantisipasi bencana yang sewaktu-waktu datang. Hanya saja, Wabup menilai tingkat keseriusan melakukan identifikasi terhadap situasi dan kondisi dilingkup dusun dan RT perlu ditingkatkan.

“Sehingga jangan sampai begitu barang (bencana) ini muncul, kita kalang kabut. Selama ini setiap ada musibah kita kalang kabut kan. Koordinasi kurang, saling menyalahkan dan segala macam. Nah, dengan tindakan preventif seperti ini yakni pencegahan, minimal kita sudah tau cata-cara, upaya-upaya untuk melakukan sesuatu bila terjadi bencana di wilayah kita,” tandasnya.

(Muchlis Ilham | belitongekspres.co.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *